FaktualNews.co

Serangan Wereng Ancam Petani Padi di Lumajang Gagal Panen

Peristiwa     Dibaca : 156 kali Penulis:
Serangan Wereng Ancam Petani Padi di Lumajang Gagal Panen
FaktualNews.co/efendi murdiono
Kondisi lahan pertanian tanaman padi yang terserang wereng.

LUMAJANG, FaktualNews.co-Hama wereng menyerang tanaman padi milik petani Desa Banyuputih Kidul kecamatan Jatiroto Kabupaten Lumajang.

Akibat serangan wereng tersebut, tanaman padi berumur sekitar dua bulan rusak dan tidak sedikit petani harus menanam ulang.

Su’ud Pribadi salah petani desa setempat mengatakan ancaman wereng tersebut pastinya petani merugi sebab dari lahan yang terserang hampir tidak bisa di pertahankan hingga masa panen tiba.

Tidak sedikit petani harus menanam kembali tanaman padinya yang terserang hama wereng.

“Lihat pak, hampir merata serangan wereng melanda desa ini, kondisi ini kami (petani) rugi,” kata Su’ud Pribadi ditemui di lahannya, Jumat (26/06).

Su’ud Pribadi menjelaskan, hama wereng melanda area pertanian hampir menyeluruh di lahan ratusan hektare itu. Diduga serangan wereng datang karena pola tanam petani yang kurang serempak. Ini mengakibatkan wereng sulit dibasmi.

“Hama sulit terkendali, karena petani kurang kompak tanam,” ucap Su’ud Pribadi. Dia berharap adanya kekompakan petani saat bercocok tanam ke depannya.

Khusnul Khatimah, petani setempat mengatakan, serangan wereng di lahan miliknya, walaupun tidak menggagalkan panen secara parah, tapi bisa ditebak hasilnya tidak akan seperti yang diharapkan atau akan menurun drastis

“Di lahan pertanian saya serangan wereng memang tidak total. Tapi pasti panen nanti tidak memuaskan,” tutur Khusnul Khatimah.

Ibu rumahtangga itu berharap pihak Dinas Pertanian, dalam hal Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) agar lebih masif dalam melakukan bimbinga, agar pengetahuan petani semakin baik.

Artinya petani kian paham potensi serangan hama tanaman dan cara pengendaliannya, agar tidak sampai gagal panen.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono Abdillah
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...