FaktualNews.co

Masa Pandemi, Larung Sembonyo di Prigi Digelar Malam Hari

Sosial Budaya     Dibaca : 995 kali Penulis:
Masa Pandemi, Larung Sembonyo di Prigi Digelar Malam Hari
FaktualNews.co/Istimewa
Prosesi Larung sembonyo di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Prigi.

TRENGGALEK, FaktualNews.co – Menyusul wabah virus Corona yang belum mereda, upacara Larung Sembonyo di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Prigi, Kabupaten Trenggalek, dilaksanakan secara sederhana.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, acara syukuran itu digelar pada malam hari dan tanpa menggunakan pengeras suara.

Kepala Desa Tasikmadu, Wignyo Handaya mengatakan, tradisi Larung Sembonyo atau sedekah laut sengaja digelar pada Sabtu (27/6/2020) itu berbeda dan tidak seperti sebelumnya.

Dia mengatakan, tradisi yang memiliki simbol sebagai wujud rasa syukur kepada Sang Pencipta, atas hasil ikan tangkapan itu digelar secara sederhana. “Jadi gelaran Larung Sembonyo itu hanya sesederhana mungkin, tanpa pakai pengeras suara,” ungkapnya, Minggu (28/6/2020).

Sehingga, lanjut Wignyo, prosesi tradisi yang biasa digelar tiap bulan Sela itu banyak yang hilang, Seperti tradisi balapan perahu usai pelarungan sesaji maupun perahu yang mengiringi saat melarungkan ke tengah laut.

“Kemarin itu cuma pakai dua atau tiga kapal. Dari yang biasanya kapal-kapal di satu pelabuhan itu keluar semua,” jelasnya.

Selain prosesi larung yang berbeda dari yang sebelum-sebelumnya, masih Wignyo, para pengunjung yang ingin melihat prosesi juga harus mematuhi protokol kesehatan.

“Banyak prosesi larung sembonyo yang mengalami perubahan di masa pandemi ini. Kendati demikian tidak mengurangi esensi dari tradisi turun-temurun itu,” tuturnya.

Ditambahkan Wignyo, esensi dari Larung Sembonyo adalah simbol dari wujud rasa syukur kepada Sang Pencipta. Meski prosesi tidak memakai pengeras suara dan tidak ada balapan perahu serta digelar pada malam hari, tidak mengurangi esensinya.

“Ya tradisi, namanya tradisi kalau itu tidak dilakukan nanti takut kalau ada apa-apa,” pungkasnya.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh