FaktualNews.co

Balai Desa di Sumenep Diserang Warga Saat Penyaluran BLT-DD

Peristiwa     Dibaca : 372 kali Penulis:
Balai Desa di Sumenep Diserang Warga Saat Penyaluran BLT-DD
FaktualNews.co/istimewa
Ilustrasi.

SUMENEP, FaktualNews.co – Kantor Balai Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura, dirusak warga setempat.Disaat yang bersamaan, Pemerintah Desa Pagerungan Kecil, tengah melakukan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) terhadap para penerima yang terdampak pandemi Covid-19.

Diketahui, Aldi alias Cammak datang ke balai desa yang terletak di Jl. Masjid No. 01 tersebut, melakukan pengrusakan Minggu (28 Juni 2020) lalu.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

Caranya dengan melemparkan batu ke dalam kantor balai yang mengakibatkan kaca jendela ruangan kepala desa pecah.

“Aldi alias Cammak ini datang ke balai desa memegang sebilah parang dan palu. Dia merusak dengan melemparkan batu yang mengakibatkan kaca jendela ruangan kepala desa pecah,” terang Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti. Kamis (2/7/2020) malam, dalam keterangan tertulis.

Karena saat kejadian tersebut bertepatan dengan acara pendistribusian BLT-DD, warga yang sedang mengikuti acara histeris ketakutan.

“Para penerima bantuan menjerit ketakutan, saksi Mustafa Kamal yang berada di lokasi langsung mengambil sebilah parang tersebut dari Aldi, karena masih ada kegiatan, Aldi langsung diusir untuk pulang,” imbuhnya.

Kendati demikian, demi alasan keselamatan, sejumlah warga akhirnya mendesak pihak desa, dalam hal ini Kepala Desa Halilurahman, untuk melaporkan hal tersebut ke polisi.

“Senin, 29 Juni 2020 sekitar pukul 13.00 WIB, Kades diminta warga untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sapeken, Alhamdulillah tanggal 1 Juli 2020, polisi berhasil menangkap pelaku pengrusakan,” tegasnya.

Namun sayang, hingga berita ini ditulis, polisi belum menyampaikan secara terperinci apa motif pengrusakan tersebut. Sementara itu, pemerintah desa ditaksir mengalami kerugian material sebesar Rp. 500.000,- akibat kaca jendela yang rusak.

Belum diketahui apa yang melatar belakangi pengrusakan balai desa tersebut.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin

YUK BACA

Loading...