FaktualNews.co

Tanaman Padi Diserang Hama Tikus, Petani Lamongan Merugi Ratusan Juta

Pertanian     Dibaca : 148 kali Penulis:
Tanaman Padi Diserang Hama Tikus, Petani Lamongan Merugi Ratusan Juta
FaktualNews.co/faisol
Petani di Desa Bakalan Pule, Kecamatan Tikung, Lamongan.

LAMONGAN, FaktualNews.co – Karena serangan hama tikus, ratusan hektar tanaman padi di Lamongan, rusak parah . Akibatnya, petani menderita kerugian hingga jutaan rupiah.

Sebgaimana dialami petani di Desa Bakalanpule, Kecamatan Tikung, Lamongan ini, ratusan hektar tanaman padi miliknya  mengalami gagal panen.

“Hama tikus yang menyerang padi ini merusak seluruh tanaman padi sejak tiga bulan terakhir,” kata Sudar, salah seorang petani Desa Bakalanpule, Kecamatan Tikung. Kamis (2/7/2020).

Sambil menunjuk batang padi yang mulai mengering karena serangan hama tikus. Sudar mengaku, serangan hama tikus ini terjadi ketika petani baru masuk musim tanam. Tikus menyerang batang padi sehingga tumbuh tidak sempurna dan tidak bisa berbuah.

“Tanaman padi yang sebetulnya siap panen ini rusak akibat diserang hama tikus sejak mulai musim tanam hingga 3 bulan terakhir,” terang Sudar.

Lebih jauh Sudar mengatakan, para petani sudah berusaha maksimal untuk mengusir hama tikus. Namun, beragam upaya tersebut gagal dan tikus tetap merajalela.

Sudar juga mengakui, akibat serangan hama tikus ini mereka merugi hingga jutaan rupiah. “Jelas merugi mas. Kami sudah maksimal untuk memberantas hama tikus dengan berbagai cara, namun tetap gagal,” jelasnya.

Kepala Desa Bakalanpule, Muhammad Zamroni, membenarkan jika banyak petani yang gagal panennya di Desa Bakalanpule. Luas lahan pertanian di desanya sekitar 239 hektar dan yang terserang hama sekitar 143 hektar lebih.

“Hama tikus, tidak hanya menyerang padi tapi juga tanaman petani lainnya seperti kangkung dan tanaman lainnya.” kata Zamroni.

Akibatnya petani di desa tersebut mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. “Petani berharap agar pemerintah serius membantu petani untuk memerangi hama tikus yang hampir tiap tahun terjadi ini.”harapnya.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...