FaktualNews.co

Desak Cairkan Gaji Guru PAUD 12 Bulan, FP2EM Bersurat ke Dispendikbud Situbondo

Pendidikan     Dibaca : 122 kali Penulis:
Desak Cairkan Gaji Guru PAUD 12 Bulan, FP2EM Bersurat ke Dispendikbud Situbondo
FaktualNews.co/fatur
Para aktivis FP2EM saat berembuk menyikapi minimnya honor para guru PAUD di Situbondo.

SITUBONDO, FaktualNews.co-Rencana pemerintah meniadakan gaji guru PAUD mulai Juli hingga Desember 2020 menjadi perhatian para aktifis Forum Pemerhati Pendidikan dan Ekonomi Masyarakat (P2EM) Kabupaten Situbondo.

Mereka langsung melayangkan surat kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten (Dispendikbud) Situbondo. Isinya mendesak agar Dispendkbud tetap mencairkan insentif untuk guru PAUD hingga bulan 12.

Aktifis FP2EM juga meminta pemerintah memberikan gaji lebih layak kepada guru PAUD. Mengingat honor yang diterima mereka sangat sedikit. Hanya Rp 150 ribu per bulan

Ketua FP2EM Situbondo, Fathor Zainullah, mengatakan dalam waktu dekat berencana mengadakan pertemuan dengan Kepala Dispendikbud.

“Kita akan menanyakan masalah-masalah itu secara langsung kepada dinas pendidikan. Rencana awal, pertemuan dilaksanakan Senin (6/7) mendatang. Namun sayang, informasinya Kadispendikbud tidak bisa,” bebernya.

Sehingga lanjut Fathor, pertemuan ditunda Jumat (10/7). “Kita turuti saja. Yang terpenting segera ada solusi terkait minimnya gaji untuk guru PAUD,” tuturnya.

Kemungkinan besar, kata Fathor, dalam pertemuan tersebut pihaknya akan mengikutsertakan sejumlah guru PAUD di Situbondo, agar mereka bisa menyampaikan secara langsung keluh kesahnya selama ini.

“Semoga saja, setelah mendengar curahan hati para guru PAUD, pemerintah bisa terbuka hatinya. Sehingga mau menaikkan bayaran untuk mereka. Serta tetap mencairkan gaji untuk guru PAUD hingga bulan ke-12,” terangnya.

Kadispendikbud Situbondo, Ahmad Junaidi mengaku siap menemui aktivis FP2EM. “Hanya saja tidak bisa kami temui dalam waktu dekat ini. Sebab acara saya sangat padat. Kemungkinan pertemuan dilaksanakan Jumat (10/7/2020),” tuturnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono Abdillah
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...