FaktualNews.co

Beredar Video Soal Penutupan Pasar, Ini Kata Kapolres Jombang

Peristiwa     Dibaca : 222 kali Penulis:
Beredar Video Soal Penutupan Pasar, Ini Kata Kapolres Jombang
FaktualNews.co/istimewa
polisi sosialisasi tutup pasar.

JOMBANG, FaktualNews.co – Masyarakat di Jombang, Jawa Timur dibuat bingung dengan video berisi kabar ditutupnya sejumlah pasar yang ada di wilayah Jombang.

Video mengenai informasi penutupan pasar ini beredar disejumlah media sosial setempat. Dalam video berdurasi 30 detik tersebut, nampak seorang anggota Polisi tengah melakukan sosialisasi terkait rencana penutupan pasar selama satu minggu.

Dengan memegang sebuah alat pengeras suara, anggota Polisi tersebut berjalan mengelilingi lapak-lapak pedagang. Petugas tersebut juga menyampaikan bahwa mulai besok,  pasar akan ditutup mulai pukul 09.00 Wib hingga satu minggu kedepan.

“Pasar-pasar di wilayah Kabupaten Jombang mulai besok pukul 09.00 WIB sudah ditutup hingga satu minggu kedepan, sebab apa, klaster terbanyak sebaran covid datanya ada di pasar, makanya ibu bupati sudah menyarankan dan mengimbau..,” ujar petugas dalam video tersebut.

Sementara, dikonfirmasi mengenai hal ini, Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho, membantah, soal kabar penutupan itu. Kata dia, sejauh ini pihaknya hanya mengusulkan soal pembatasan jam operasional pasar saja. Usulan tersebut diakui Kapolres, juga sudah disampaikan kepada pihak Pemkab Jombang.

“Karena kasus covid-19 di Jombang ini kan semakin tinggi dan saya lihat bahwa klaster pasar inilah penyumbang terbanyak kasus covid-19 di Jombang. Kita tidak menutup tapi membatasi jam operasional pasar kalau pedagang yang jualan jam 04.00 dibatasi sampai pukul 09.00 WIB,” ungkapnya Jumat (10/7/2020)..

“Tentu saja pelaksananya adalah Kepala Pasar dibantu anggota Polisi yang menyampaikan dari awal agar tidak kaget, kalau soal penutupan ini kan ranahnya Pemerintah Kabupaten,” tambahnya.

Kapolres juga tak menyoal jika ada lapak pedagang yang masih tetap buka setelah jam operasional tersebut dibatasi.

“Silahkan saja, kalau akses jalan kami batasi kan jualan pedagang otomatis juga berpengaruh, soal teknis itu wewenangnya Dinas, kami juga sudah menyampaikan usulan ini,” tambahnya.

AKBP Agung Setyo Nugroho juga mengaku bakal melakukan pembatasan akses jalan di beberapa titik di jam malam. Hal ini akan berjalan pasca pembatasan jam operasional pasar satu minggu kedepan.

Pembatasan tersebut dilakukan untuk membatasi ruang sosial masyarakat ditempat umum sehingga mampu memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Jombang yang sejauh ini angkanya  tercatat sekitar 337 kasus positif.

“Soal pasar itu wewenang Pemda, kalau jalan wewenang kami, setelah jam operasional pasar satu minggu kemudian akan kami lanjutkan dengan penutupan akses jalan di jam malam,” pungkasnya.

 

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...