FaktualNews.co

Coban Lawean Blitar, Keindahan Tirai Air di Kaki Gunung Kawi

Wisata     Dibaca : 242 kali Penulis:
Coban Lawean Blitar, Keindahan Tirai Air di Kaki Gunung Kawi
FaktualNews.co/dwi haryadi
Para pengunjung Air Terjun Lawean menikmati keindahannya.

BLITAR, FaktualNews.co-Wisata air tejun di Blitar mungkin kurang populer dibanding wisata pantainya. Namun begitu di Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar, ada air terjun yang tersembunyi di kaki Gunung Kawi. Namanya Air Terjun Coban Lawean.

Air terjun ini terletak di perkebunan kopi berbarisan dengan perkebunan Serah Kencong.

Air terjun Lawean atau dikenal Coban Lawean, merupakan destinasi wisata di Kabupaten Blitar yang menawarkan keindahan air terjun yang alami.

Terletak di kawasan lereng Gunung Kawi tepatnya di Perkebunan Kopi Kawisari, termasuk Kecamatan Wlingi dengan keberadaannya agak tersembunyi.

Air terjun Lawean ternyata kini banyak yang mengunjungi terutama wisatawan lokal, di masa pandemi saat ini.

Saat FaktualNews.co berkunjung ke sana, kondisi sungai sedang dialiri air cukup melimpah. Terdengar derasnya air terjun yang jatuh dari tebing dengan ketinggian kurang lebih 50 meter itu. Airnya jernih, menyegarkan.

Salah satu pengunjung, Subekhan mengaku tidak menduga dengan keindahan wisata Air Terjun Lawean tersebut. Dia bersama beberapa temanya datang awalnya hanya gowes.

Namun saat mengetahui keindahan ari terjun dengan air yang bersih yang berasal dari Gunung Kawi, dirinya sangat mengagumi dan betah berlama-lama di lokasi.

Benar-benar keindahan tirai air yang tersembunyi. Pasalnya di tengah perkebunan seperti ini tersimpan destinasi yang indah dan bagus untuk menghilangkan stres.

“Selain tempatnya bagus, kondisinya masih alami dan airnya sangat segar dan asri,” ungkap Subekan. Minggu (12/7/2020).

Subekhan menambahkan, untuk menuju ke lokasi air terjun tersebut butuh kesabaran. Akses yang sulit dan terjal menjadi tantangan tersendiri. Jika ingin pergi ke sana menggunakan mobil, jangan harap bisa lancar dan aman.

Sebab, jalannya tidak begitu lebar dan berada di tepi jurang. Jika tidak hati-hati malah bisa celaka. Disarankan menggunakan motor saja. Lebih aman dan bisa dikondisikan.

Atau jika ingin ke sana menggunakan sepeda malah lebih asyik. Sekalian menikmati pemandangan alam kebun kopi di sepanjang jalur menuju air terjun.

Sejumlah tanaman kopi jenis robusta dan arabika terhapar luas di ketinggian sekitar 800 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono Abdillah
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...