FaktualNews.co

Pejabat Teras Pemkab Jombang Terjangkit Covid-19, Ini Saran Pakar Kesehatan

Kesehatan     Dibaca : 435 kali Penulis:
Pejabat Teras Pemkab Jombang Terjangkit Covid-19, Ini Saran Pakar Kesehatan
FaktualNews.co/Solid
HM Zahrul Azhar Asumta As'ad atau Gus Hans, pakar kesehatan dan pengasuh Ponpes Darul Ulum Peterongan Jombang.

JOMBANG, FaktualNews.co – Pakar kesehatan masyarakat, HM Zahrul Azhar Asumta As’ad atau Gus Hans, angkat bicara terkait adanya pejabat teras Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Menurutnya, peristiwa ini adalah pelajaran bagi semua pihak untuk kembali meneguhkan komitmen hidup dengan protokol kesehatan, terutama selama pandemi Covid-19.

“Mestinya ini bisa diambil pelajaran, bagaimana kalau izin keramaian diizinkan?,” jelasnya pada FaktualNews.co, Rabu (22/7/2020).

Menurutnya, dalam beberapa waktu terakhir banyak masyarakat yang mulai meremehkan menggunakan masker, cuci tangan, dan jaga jarak. Seakan kembali normal seperti semula.

“Pemerintah harus tegas dalam menerapkan protokol sesuai yang disepakati. Masyarakat juga harus menyadari bahwa ini adalah masalah bersama. Harus dihadapi bersama dengan menurunkan ego masing-masing,” kataa Alumnus Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran UGM Yogyakarta ini.

Pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, lanjutnya, adalah kondisi yang tidak diinginkan semua pihak, dan musibah yang harus dihadapi dengan kesabaran bersama-sama.

“Saya pun sudah 3 bulan lebih tidak syuting. Jadwal syuting ke luar negeri seperti Vatikan dan India batal total. Ini adalah pil pahit yang harus dilalui bersama-sama, pahit manis dirasakan bersama,” imbuh Gus Hans.

Kepada Pemkab Jombang, Gus Hans berharap pemerintah hadir memberikan solusi untuk mereduksi beban ekonomi masyarakat seperti para pekerja hiburan. Pemerintah sebaiknya juga memperhatikan dampak ekonomi masarakat dengan memberikan pelatihan keekonomian lewat daring .

Ia mencontohkan, pemerintah bisa memberikan mereka pelatihan singkat seperti menanam tanaman hidroponik, memberi akses digital untuk mereka tetap dapat berkarya, melatih mereka berbisnis online, dan merelaksasi beban pinjaman mereka.

“Kita bisa memahami apa yang mereka inginkan dan kita sebagai warga pun seyogyanya memahami bahwa pemerintah juga tujuannya untuk melindungi nyawa warganya,” ujar Pengasuh Ponpes Darul Ulum Rejoso, Peterongan ini.

Selain itu, Gus Hans juga menyarankan pemerintah menggandeng tokoh agama dan tokoh masyarakat, dalam mengajak masyarakat memperhatikan protokol kesehatan. Sebagian masyarakat malah lebih manut saat dinasehati tokoh agama.

“Tokoh masyarakat dan tokoh agama juga harus mau melibatkan diri untuk bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam menghadapi musibah yang panjang ini,” tandas Gus Hans.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Arief Anas