FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Lama Menjomblo? Doa Nabi Musa AS Ini Patut Dicoba

Religi     Dibaca : 1323 kali Penulis:
Lama Menjomblo? Doa Nabi Musa AS Ini Patut Dicoba
FaktualNews.co/Istimewa
Ilustrasi berdoa.

SURABAYA, FaktualNews.co – Siapa saja yang sudah cukup umur tentu ingin segera menikah. Menjomblo atau melajang dalam waktu cukup lama akan menjadi beban dalam kehidupan sosial. Karena itu upaya menemukan pasangan yang cocok tentu harus dilakukan. Jangan hanya berusaha, tapi harus juga dibarengi dengan doa.

Nah soal doa biar segera bertemu jodoh, Ahmad Mundzir menulis di NU Online, bahwa penulis mendapat ijazah doa dari seorang habib terkenal. Dia mendapat ijazah amalan itu langsung dari Habib Abdullah bin Abdurrahman Al-Muhdhar, Tarim, Hadramaut, Yaman.

Doa itu adalah doa yang dipanjatkan oleh Nabi Musa AS ketika dalam dalam pengungsian.

Ketika itu, Nabi Musa AS keluar dari Mesir dan mengungsi ke Madyan. Di tengah jalan, Nabi Musa mendapati dua gadis yang antre ingin memberikan minuman pada kambing gembala keduanya.

Nabi Musa mengangkat batu besar yang kemudian mengucur 12 titik mata air sejumlah suku yang menggembala kambing di tempat itu. Dengan itu mereka semua tidak lagi antre panjang.

Singkat cerita, Nabi Musa, setelah menolong kedua putri Nabi Syuaib AS tadi, lalu berteduh kemudian berdoa kepada Allah:

رَبِّ إِنِّي لِمَا أَنْزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيرٌ

Rabbbi, innî limâ anzalta ilayya min khairin faqîr

Artinya, “Ya Tuhanku, sungguh aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku,” (Surat Al-Qashas ayat 24).

Setelah Nabi Musa membaca doa ini, tidak berselang lama ia didatangi kedua putri Nabi Syuaib AS yang ditolong tersebut. Ia diundang untuk datang ke rumah Nabi Syuaib.

Setelah melalui proses panjang, Nabi Syuaib meminta Nabi Musa memilih antara kedua anak gadisnya yang kecil atau yang besar. Nabi Musa kemudian memilih yang kecil dari antara gadis kakak beradik tersebut.

Dalam ijazahnya, Syaikh Muhdhar menganjurkan ayat ini untuk dibaca sebanyak-banyaknya. Wallahu a’lam.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh
Sumber
NU Online