FaktualNews.co

Ketua Dewan Pers: Insentif Salah Satu Solusi Bagi Perusahaan Media di Masa Pandemi

Nasional     Dibaca : 288 kali Penulis:
Ketua Dewan Pers: Insentif Salah Satu Solusi Bagi Perusahaan Media di Masa Pandemi
FaktualNews.co/Istimewa
Ketua Dewan Pers. Mohammad Nuh saat pelantikan BWI Kabupaten Lamongan.

LAMONGAN, FaktualNews.co – Ketua Dewan Pers Muhammad Nuh menyebut perusahaan pers harus tetap tumbuh berkembang di masa pandemi Covid-19. Realisasi insentif dari pemerintah diharapkan dapat menopang kelangsungan media di masa sulit.

Hal tersebut di ungkapkan oleh Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh, saat pengukuhan pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Kabupaten Lamongan Masa Jabatan 2019-2022 di Ruang Gajah Mada Pemkab Lamongan pada Rabu (29/7/2020).

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Menurut Muhammad Nuh, pers sebagi bagian dari pilar demokrasi harur tetap tumbuh berkembang. Kalau tidak, demokrasi akan goyah. Dari situlah, jelas dai, industri media khususnya pers meskipun terdampak Covid harus terus berjalan.

“Beban bertambah dan pendapatan berkurang. Kalau seperti itu maka media harus kurangi beban dengan memanfaatkan insentif,” kata Mohammad Nuh, Rabu (29/7/2020).

Sebelumnya Mohammad Nuh telah membahas masalah tersebut antara Dewan Pers dengan konstituen. “Kami mulai bertemu dengan Menko Perekonomian Airlangga dan KSP Muldoko, terakhir rabu kemarin Bertemu sama Pak Presiden. Saya sampaikan ke Presiden dan di beliaunya setuju,” jelasnya

Lebih jauh Nuh mengatakan, saat rapat perusahaan media dengan dewan pers ditemukan bahwa keluhan utama perusaahaan media adalah keharusan eksis dalam pendapatan yang terus menurun.

“Maka dari itu saat ini mulai kita dorong dari kabupaten kota dan kementerian, segera untuk bersama-sama melakukan sosialisasi urusan Covid-19 dan dampaknya. Dari situlah yang masuk ke dunia media. Dengan harapan seperti itu media tetap mendapatkan pendapatan dan bebannya dikurangi,” terang Nuh.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh

YUK BACA

Loading...