FaktualNews.co

Cara Sembelih Kambing agar Dagingnya Tidak Berbau

Peristiwa     Dibaca : 720 kali Penulis:
Cara Sembelih Kambing agar Dagingnya Tidak Berbau
lustrasi.

JOMBANG, FaktualNews.co – Mungkin Anda sering menjumpai daging kambing yang berbau. Walau sudah diberi bumbu macam-macam, bau kambing tetap terasa.

Dalam beberapa kasus, ada daging kambing yang tidak berbau sama sekali. Dagingnya pun empuk. Ternyata, berbau atau tidaknya sangat bergantung dari cara penyembelihannya.

Berikut ini tata cara menyembelih kambing agar dagingnya tidak bau yang dikutip dari berbagai sumber:

  1. Gunakan pisau khusus menyembelih atau khusus untuk daging, pisau tersebut tidak boleh digunakan untuk keperluan lain selain memotong daging.
  2. Sebelum penyembelihan, pisau atau golok dicuci dan dibersihkan dari karat yang menempel.
  3. Tangan kanan memegang pisau mengarah turun dengan gagang di atas.
  4. Penyembelih mengambil posisi di belakang kambing (punduk).
  5. Tangan kiri memegang rahang bawah atau leher dekat pipi kambing.
  6. Memposisikan kaki kiri di depan dan kaki kanan di belakang.
  7. Lutut kiri penyembelih diletakkan di atas leher kambing.
  8. Ketika tangan kiri memegang rahang bagian bawah, penyembelih harus menyelaraskan napasnya dengan napas kambing. Maksudnya, ketika kambing menarik napas, penyembelih juga ikut menarik napas begitu pula ketika menghembuskan napas.
  9. Pada saat kambing mengeluarkan napas di situlah pisau mulai memotong leher kambing, jangan mulai memotong pada saat kambing menarik napas.
  10. Pada saat memotong, penyembelih harus tahan napas. Artinya ketika pisau masih menempel di leher, penyembelih tidak boleh bernapas.
  11. Kunci utama supaya daging kambing tidak bau adalah pada saat kambing mengembuskan napas, di situlah pisau mulai memotong jalan napas yang ada di lehernya.
  12. Jika kambing yang disembelih adalah hewan kurban, maka disyariatkan membaca “Bismillaahi wallaahu akbar“, sebagaimana dalam hadits Anas bin Malik. Kemudian diikuti bacaan, “Hadza minka wa laka” atau “hadza minka wa laka ’anni atau ’an fulan (disebutkan nama shahibul kurban)” atau berdoa agar Allah menerima kurbannya dengan doa, ”Allahumma taqabbal minni atau min fulan (disebutkan nama shahibul kurban)”
Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin
Sumber
rakyatku.com
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...