FaktualNews.co

Rapid Test Reaktif, Bumil Ini Diduga Diterlantarkan RSPM Jombang hingga Bayi Meninggal

Peristiwa     Dibaca : 460 kali Penulis:
Rapid Test Reaktif, Bumil Ini Diduga Diterlantarkan RSPM Jombang hingga Bayi Meninggal
Faktualnews/syarif abdurrahman
RS PMC Jombang.

JOMBANG, FaktualNews.co-Beredar kabar seorang pasien ibu hamil (bumil) diterlantarkan saat menjalani persalinan di Rumah Sakit (RS) Pelengkap Medical Center (PMC) Kabupaten Jombang, hingga bayinya meninggal.

Gara-garanya, pasien tersebut dinyatakan reaktif saat dilakukan rapid test di rumah sakit tersebut.

Pasien tersebut berinisial DRR warga Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang. DRR datang ke rumah sakit sekitar pukul 01.30 WIB, Selasa (5/8/2020).

Kabar yang diterima FaktualNews.co, sebelum DRR mendapat pelayanan lebih lanjut, ia sempat dirapid test oleh tim dokter. Hasil rapid test, pasien dinyatakan reaktif.

Melihat pasien reaktif, menurut keterangan keluarga yang enggan disebut namanya, pihak RS menangani pasien lebih lanjut.

Sampai akhirnya, DRR melahirkan tanpa bantuan tim medis. Akibatnya, bayi yang dikandung DRR meninggal pada hari itu juga Selasa (5/8/2020), pukul 04.30 WIB.

“Dirapid tes rapid hasilnya reaktif, terus sampai melahirkan tidak diurus, sampai bayinya meninggal dunia di RS Pelengkap Medical Center,” katanya, Selasa (4/8/2020).

Pihak RS PMC Jombang, melalui Kasubag Humas RS PMC, Uswoyo, ketika dikonfirmasi berjanji segera menindaklanjuti kabar penelantaran pasien di RS PMC tersebut.

Namun, pihaknya meminta waktu untuk menelusuri kebenaran kabar tersebut. Ini karena banyaknya pasien yang dirawat di RS PMC Jombang.

Saat dikonfirmasi lebih lanjut apakah ada nama pasien dengan inisial DRR di daftar pasien PMC Jombang, ia enggan menanggapi. Uswoyo meminta menunggu penelusuran lebih lanjut dari tim RS PMC.

“Kita mohon izin untuk menelusuri dulu ya. Nanti akan kita kabari lagi rekan-rekan media tentang hasil penelusuran kita. Mungkin besok kita sudah kasih kabar,” tandasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono Abdillah
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...