FaktualNews.co

Konten Asusila di Situs Belajar Daring, Begini Tanggapan Humas Pemkot Surabaya

Pendidikan     Dibaca : 319 kali Penulis:
Konten Asusila di Situs Belajar Daring, Begini Tanggapan Humas Pemkot Surabaya
FaktualNews.co/risky prama
Gambar pornografi di video belajar daring siswa SD.

SURABAYA, FaktualNews.co-Beredarnya konten asusila dalam video pembelajaran daring yang disiarkan stasiun televisi lokal di Surabaya yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Surabaya,direspon Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara.

Febriadhitya Prajatara memastikan sisipan iklan pornografi di situs belajar daring yang sempat viral di aplikasi percakapan itu bukan dari Surabaya.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Bahkan, ia juga memastikan situs tersebut bukan website resmi Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya.

“Kami sudah mengecek sumbernya dan kami pastikan itu bukan dari guru Surabaya, karena itu bukan website resmi Dispendik Surabaya,” kata Febri di kantornya, Kamis (13/8/2020).

Menurutnya, pembelajaran daring untuk siswa di Surabaya hanya melalui aplikasi Dispendik. Yaitu dispendik.surabaya.go.id dan office 365.

Selain itu, sejak beberapa minggu lalu pemkot juga melakukan pembelajaran melalui televisi swasta di Surabaya, yaitu SBOTV dan TV9.

“Nah, selama pembelajaran melalui TV itu, guru hanya menyampaikan mata pelajaran sesuai tema dan memberikan tugas. Jadi, guru yang mengajar di TV tidak pernah menganjurkan mencari kunci jawabannya di Google,” tegasnya.

Febri juga mengaku sudah mengecek ke Dispendik dan SBO TV tentang kunci jawaban yang beredar itu. Hasilnya, Dispendik maupun SBO TV tidak mengeluarkan kunci jawaban, sehingga jelas itu bukan website resmi yang dikelola Pemkot Surabaya.

“Teman-teman Dispendik sudah mengecek kepada para guru dan itu bukan dari guru Surabaya. Teman Dispendik juga sudah mengecek ke SBO dan itu bukan dari SBO dan bukan guru yang mengajar di SBO. Jadi sudah jelas itu bukan dari pemkot,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia meminta kepada para orang tua atau warga Kota Surabaya untuk selalu berhati-hati dan mewaspadai situs-situs tidak resmi semacam ini.

Bahkan, ia meminta para orang tua untuk selalu mengawasi anak-anaknya ketika belajar daring.

“Tentunya kami mohon kerjasama dari orang tua juga untuk selalu mewaspadai dan mengawasi anak-anaknya supaya tidak membuka situs-situs tidak resmi semacam ini,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...