FaktualNews.co

Dua Warga Kertosono Ditangkap Polisi dengan Bukti Sabu 1 Gram

Peristiwa     Dibaca : 652 kali Penulis:
Dua Warga Kertosono Ditangkap Polisi dengan Bukti Sabu 1 Gram
FaktualNews.co/Istimewa
Dua tersangka kasus sabu-sabu di Mapolres Nganjuk.

NGANJUK, FaktualNews.co – Satresnarkoba Polres Nganjuk menangkap dua tersangka kasus narkoba jenis sabu-sabu, Rabu (19/ 08/ 2020). Sabu-sabu seberat 1 gram lebih diamankan dalam penangkapan tersebut.

Kedua tersangka adalah Yudhistira Bella Lesmana (23) dan Mochammad Hadi Sunarko (40) yang keduanya merupakan warga Kelurahan Banaran, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Kasubbag Humas Polres Nganjuk, Iptu Rony Yunimantara, mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari adanya laporan hasil penyelidikan pada Selasa (18/8/2020) bahwa adanya transaksi narkotika di Kecamatan Sukomoro.

Setelah melakukan pengintaian, polisi akhirnya berhasil mengamankan Yudhistira Bella Liesmana yang sedang menunggu pembeli narkotika jenis sabu-sabu di samping SPBU Nglundo, Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro.

“Awalnya polisi mengamankan satu tersangka di dekat SPBU,” kata Iptu Rony.

Ia melanjutkan, saat dilakukan penggeledahan terhadap Yudhistira, polisi menemukan barang bukti berupa 1 plastik klip berisi narkotika jenis sabu-sabu seberat 1,15 gram dan 1 buah ponsel yang digunakan transaksi.

Kepada polisi, Yudhistira mengaku narkotika jenis sab-sabu tersebut diperoleh dari tersangka Mochamad Hadi Sunarko.

Tidak ingin kehilangan kesempatan, polisi pun bergerak cepat melakukan pengembangan hingga berhasil menangkap Mochamad Hadi Sunarko sekitar pukul 02.00 WIB di warung kopi di Kelurahan Banaran, Kecamatan Kertosono.

“Tersangka kedua ditangkap di lokasi yang berbeda,” ungkap Iptu Rony.

Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan barang bukti dari tangan Hadi Sunarko berupa 1 buah ponsel berikut percakapan transaksi. Dari pengakuan Hadi Sunarko, ia mengaku bahwa sabu-sabu tersebut dibeli dari seseorang asal Sidoarjo. “Orang yang disebutkan oleh tersangka sekarang masih DPO,” pungkas Rony.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh

YUK BACA

Loading...