FaktualNews.co

15 Pegawai Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan Terkonfirmasi Covid-19

Kesehatan     Dibaca : 180 kali Penulis:
15 Pegawai Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan Terkonfirmasi Covid-19
FaktualNews.co/Istimewa
Kantor Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan yang pelayanannya ditutup untuk sementara.

PASURUAN, FaktualNews.co – Setelah ada 2 pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Pasuruan yang terkonfirmasi Covid-19, Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan pun melakukan tracing dengan menggelar tes swab terhadap 73 pegawai di RSUD Bangil.

Dari 73 orang diswab tes, 15 di antaranya dinyatakan positif.

“Dari hasil swab rumah sakit, 15 orang yang terkonfirmasi Covid-19. Namun kami tak bisa sebutkan identitas mereka,” tandas Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya, Rabu (26/8/2020) sore.

Anang menjelaskan, para pegawai yang terkonfirmasi Covid-19 sudah mendapat perawatan intensif. 12 Orang diantaranya tidak menunjukkan gejala dan telah diisolasi. Sedangkan 3 pasien lainnya dirawat di RSUD Bangil.

“Yang 13 orang diisolasi di Gedung SKB Pandaan sementara 2 lainnya dirawat di RSUD Bangil,” ungkapnya.

Dengan tambahan 15 orang tersebut, total 17 pegawai Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan yang terkonfirmasi Covid-19. Selain ditreatment, keluarga mereka juga di-tracing. Hal ini dilakukan untuk memutus rantai Covid-19.

“Pihak keluarga juga ditracing agar tak menyebar,” pungkas Anang.

Kantor Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan mulai ditutup sejak Senin 24 Agustus 2020. Penutupan dijadwalkan hingga Minggu (30/8/2020) karena harus dilakukan sterilisasi gedung. Sementara Kantor Dispendukcapil ditutup pasca 2 ASN konfirmasi Covid-19 dan menjalani perawatan intensif.

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko, mengatakan pihaknya akan mengupayakan pelayanan Dispedukcapil tetap bisa dilakukan.

“Kami upayakan tetap bisa layani masyakarat, kita optimalkan secara online,” papar Yudha, saat dihubungi beberapa waktu lalu.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh

YUK BACA

Loading...