FaktualNews.co

Miris, Suami di Sumenep Bakar Istri Siri Hidup-hidup

Peristiwa     Dibaca : 332 kali Penulis:
Miris, Suami di Sumenep Bakar Istri Siri Hidup-hidup
FaktualNews.co/Istimewa
Ilustrasi.

SUMENEP, FaktualNews.co — Peristiwa memilukan dialami perempuan berinisial SN, warga Desa Pangarangan, Kecamatan Kota, Sumenep, pada Minggu (23/8/2020) malam, sekitar pukul 00.10 WIB.

SN dibakar Ainur Rofiq, pria asal Jalan Balean Barat, nomor 39 Kelurahan Lowok, Kecamatan Lowok Waru, Kota Malang, Jawa Timur. Ia tega membakar istri sirinya tersebut menggunakan bensin.

“Korban (istri siri,red) mengalami luka bakar yang sangat berat,” ungkap Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S. Rabu (26/8/2020).

Peristiwa tindak pidana itu bermula saat suami korban datang ke rumah pelapor yang tak lain adalah anak korban. Kebetulan, pelapor memang tinggal serumah dengan korban.

“Sewaktu pasangan suami istri (pasutri,red) ini ngobrol di dapur, ayahnya menyuruh si anak beli rokok ke luar,” jelas AKP Widi.

Usai beli rokok, pelapor langsung menyerahkan rokok tersebut sambil ke luar dari dapur. Namun, tiba-tiba pelapor mendengar suara teriakan ibunya.

“Anak ini kaget, karena ibunya berteriak histeris. Saat dicek ternyata sang ibu sudah dalam kondisi terbakar, sehingga ia berusaha untuk memadamkan api yang menjalar ke tubuh ibunya,” bebernya.

Mantan Kapolsek Sumenep Kota ini menambahkan, sebenarnya pelapor sempat menaruh curiga pada suami tiri sang ibu. Sebab, ia sempat melihat gelas plastik warna ungu dan pink berisi bensin, dan juga 2 botol bensin yang ditaruh di meja makan.

“Beruntung korban berhasil diselamatkan dan langsung dilarikan ke RSUD Moh Anwar Sumenep,” urainya.

Kendati demikian, belum ada motif yang jelas dari pelaku perihal peristiwa pahit yang menimpa seorang istri siri di Kota Keris tersebut.

“Atas perbuatannya, kami terapkan pasal 351 ayat (1) dan (2) subsidiar 353 ayat (1) dan (2) subsidar 355 ayat (1) KUHP,” tandas AKP Widi.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh

YUK BACA

Loading...