FaktualNews.co

Ada Tambahan Rp 500 Ribu dan Beras 15 Kilo Bagi Penerima Program Sembako dan PKH, Jombang Cair September

Peristiwa     Dibaca : 659 kali Penulis:
Ada Tambahan Rp 500 Ribu dan Beras 15 Kilo Bagi Penerima Program Sembako dan PKH, Jombang Cair September
FaktualNews.co/Muji Lestari
Kepala Dinas Sosial Jombang, M Saleh.

JOMBANG, FaktualNews.co – Pemerintah terus menggelontor bantuan stimulus untuk memperkuat ekonomi masyarakat selama masa pandemi covid-19. Salah satunya yang adalah bantuan langsung tunai bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BPNT atau program sembako (Bantuan Pangan Non Tunai).

Bantuan itu berupa uang tunai sebesar Rp 500 ribu. Stimulus tersebut akan disalurkan satu kali pencairan kepada setiap KPM. Dibeberapa daerah, bantuan tersebut sudah dinikmati oleh penerimanya. Bagaimana dengan Kabupaten Jombang ?

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jombang, M Saleh mengungkapkan, sejauh ini pihaknya masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari Pemerintah Pusat. Meski demikian, dia memastikan dalam waktu dekat bansos Rp 500 ribu ini akan segera cair.

“Pencairannya belum ada instruksi, menunggu, tapi ini existing jadi jelas cair, program besar pemerintah dalam rangka penguatan pemulihan ekonomi, mulai dari menggerakan UMKM, penguatan di KPM agar punya tambahan penghasilan untuk belanja kebutuhan pokok. September ini mungkin, kami masih menunggu edaran (SE),” jelasnya, Senin (31/8/2020).

Selain BLT, warga yang tercatat sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) juga bakal menerima bantuan. Bukan uang tunai, namun mereka akan menerima bantuan berupa beras sebanyak 15 kilogram yang akan cair selama 3 kali selama tiga bulan berturut-turut.

Menurut Saleh, bansos beras bagi KPM PKH akan disurkan langsung kepada para penerima manfaat melalui Bulog.

“Yang bansos 500 ribu melalui Agen e-warung yg sudah mempunyai EDC syarat bertunai,” tandasnya.

Sementara berdasarkan catatan Dinas Sosial Jombang, jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH mencapai 49 ribu KK (Kepala Keluarga), sedangkan untuk program sembako (BPNT) sebanyak 62 ribu keluarga.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh

YUK BACA

Loading...