FaktualNews.co

Polisi Temukan Fakta Baru di TKP Kecelakaan Maut di Jenu Tuban

Peristiwa     Dibaca : 360 kali Penulis:
Polisi Temukan Fakta Baru di TKP Kecelakaan Maut di Jenu Tuban
FaktualNews.co/Ahmad Faisol
Petugas saat melakukan pemindaian TAA di lokasi kecelakaan maut di Jenu, Tuban.

TUBAN, FaktualNews.co – Polisi menemukan fakta baru setelah melakukan pemindaian TAA (Traffic Accident Analysis) di lokasi kecelakaan lalu lintas yang menewaskan 6 orang di Desa Beji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, pada Selasa (8/9/2020).

Dari hasil pemindaian yang dilakukan tim gabungan Korlantas Polri, Ditlantas Polda Jatim dan Unit Laka Lantas Satlantas Polres Tuban itu diketahui, ban mobil Toyota Kijang sempat keluar aspal saat menyalip dari sebelah kiri. Selanjutnya pengemudi berusaha menaikkan ban kembali ke aspal dengan membanting setir ke kanan.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

Saat itulah mobil berpenumpang tujuh orang itu malah oleng ke kanan, masuk jalur berlawanan dan saat bersamaan melaju truk dari arah berlawanan.

Kasi Sidik Laka Korlantas Polri, AKBP Tri Yuliyanto, mengatakan, fakta lain yang ditemukan di lokas kejadian adalah tidak adanya markah.

“Selain tidak ada marka jalan, mobil kijang sempat keluar jalur saat mendahului dari sisi kiri,” kata Tri Yuliyanto, Selasa (8/9/2020).

Menurut Tri Yuliyanto, untuk mendapatkan gambaran visual terkait kronologi kejadian secara akurat, pihaknya melakukan pemindaian lokasi menggunakan metode Traffic Accident Analysis (TAA). Perangkat yang dipakai di antaranya, 3D Laser Scaner, Drone, serta Kamera.

“Alat tersebut untuk memperlancar pemindaian. Arus lalu lintas jalur pantura sempat ditutup selama hampir satu jam untuk proses itu,” terang Tri Yuliyanto.

Sejauh ini, tim gabungan belum berani menyimpulkan secara pasti kronologi serta penyebab utama kecelakaan. Petugas masih membutuhkan waktu untuk melakukan analisa paling lambat dua minggu.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh

YUK BACA

Loading...