FaktualNews.co

Satu Guru Positif Covid-19, KBM Tatap Muka di SMKN 2 Nganjuk Gagal

Pendidikan     Dibaca : 557 kali Penulis:
Satu Guru Positif Covid-19, KBM Tatap Muka di SMKN 2 Nganjuk Gagal
FaktualNews.co/R.M Gawat
Ruang kelas di SMKN 2 Nganjuk yang sudah dipersiapkan untuk KBM tatap muka terbatas.

NGANJUK, FaktualNews.co – Rencana pembelajaran tatap muka di SMK Negeri 2 Nganjuk, Jawa Timur gagal menyusul adanya salah satu guru di sekolah itu yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Pembelajaran tatap muka di sekolah itu sedianya sudah dimulai pekan lalu. Pihak sekolah sudah menyiapkan segala kebutuhan untuk pemberlakuan pembelajaran tatap muka sesuai standar yang ditentukan tim Satgas covid-19 termasuk memasang penutup transparan di setiap meja siswa di dalam kelas.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

Selain itu, sekolah juga sudah menyediakan kebutuhan cuci tangan untuk siswa dan guru. Termasuk juga memberi tahu kepada seluruh siswa soal kewajiban menggunakan alat pelindung diri saat pembelajaran tatap muka.

Menyusul temuan itu, kini sekolah itu lokcdown. Ruangan guru tersebut juga sudah disemprot dengan disinfektan guna mencegah persebaran kepada guru atau karyawan sekolah lainnya.

“tanggal 1 September itu ada beberapa orang teman yang tahu bahwa ada salah satu warga (guru) SMK yang terkonfirmasi (Covid-19). Sehingga tanggal 2 (September) itu pimpinan baru tahu, setelah itu dilockdown semuanya,” kata Kepala Tenaga Administrasi SMKN 2 Nganjuk, Rokhmad, kepada sejumlah awak media, Rabu (10/ 09/ 2020).

Untuk sementara kegiatan belajar mengajar di sekolah itu tetap dilaukan secara daring. Belum diketahui kapan pembelajaran tatap muka di sekolah tersebut dibuka kembali.

“(KBM tatap muka terbatas) ditunda, walaupun kita sudah siap segala sesuatunya. saat itu juga dilockdown semuanya, guru, siswa juga, karyawan di rumah masing-masing. kita belum tahu kapan akan dibuka untuk pembelajaran tatap muka,” ungkap Rokhmad.

 

Iklan Cukai Lamongan

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh

YUK BACA

Loading...