FaktualNews.co

Pelanggar Prokes Covid-19 di Probolinggo Siap-siap Berurusan Pasukan Pemburu

Peristiwa     Dibaca : 52 kali Penulis:
Pelanggar Prokes Covid-19 di Probolinggo Siap-siap Berurusan Pasukan Pemburu
FaktualNews.co/Mojo
Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Ambaryadi Wijaya saat menyematkan rompi kepada Pasukan Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan

PROBOLINGGO, FaktualNews.co – Sepertinya, Polres Probolinggo Kota tidak main-main dalam upaya pencegahan dan penyebaran Covid-19. Polresta yang dikomandani AKBP Ambariyadi Wijaya tersebut, akan menindak setiap pelanggar Protokol kesehatan (Prokes).

Pada Rabu (16/9/2020) Kapolresta bersama Wali Kota Hadi Zainal Abidin dan Dandim 0820 Letkol Infantri Imam Wibowo serta dihadiri kepala Dinas Satpol PP Agus Effendi, melaunching kendaraan pemburu pelanggar protokol kesehatan (Prokes) di jalan Ahmad Yani, selatan Alun-alun kota setempat.

Usai acara launching, AKBP Ambariyadi mengatakan, apa yang dilakukan bersama TNI dan Pemkot sebagai wujud komitmen uantuk mencegah penyebaran Covid-19. Agar jumlah warga yang terpapar virus Corona tidak terus bertambah.

“Dengan kendaraan ini, kami akan mengimbau kepada masyarakat, kalau Covid-19 ini masih ada dan membahayakan,” tandasnya.

Petugas yang berkendara akan berkeliling kota untuk mengingatkan masyarakat agar tidak lupa mengenakan masker jika bepergian kemana saja. Sebab, warga yang terkena razia masker hampir seluruhnya beralasan lupa tidak membawa masker.

“Kita tidak bosan-bosannya akan mengingatkan masyarakat. Masyarakat menganggap Corona sudah tidak ada. Makanya, mereka menyepelekan masker,” ujarnya

Diharapkan dengan kendaraan pemburu pelanggar Prokes, masyarakat bertambah kesadarannya untuk selalu mamakai masker. Dengan cara seperti itu, Kapolresta yakin akan menekan penyebaran dan warga yang terpapar Covid-19 akan terus berkurang.

“Kita tetap semangat mengingatkan warga. Ya, demi kita bersama, agar selalu sehat dan tidak terpapar Covid-19,” katanya.

Adapun sasarannya, masih sama yakni, pusat keramaian seperti, pasar, warung, café ataupu tempat pelayanan pubrik milik pemkot ataupun polresta dan TNI. Mengenai sanksi bisa teguran lisan dan tertulis, sanksi administrasi serta denda.

“Minggu ini kami masih menerapkan sanksi sosial. Seperti teguran tertulis atau lisan serta hukuman sosial,” tambahnya.

Untuk sanksi denda ditargetkan akan diterapkan minggu depan. Mengenai besarannya menjadi kewenangan pengadilan. Sebab, yang menentukan besaran denda pelanggar prokes adalah hakim. Biasanya, denda itu menyesuaikan dengan keterangan dan kondisi pelanggar.

“Hakim menentukan denda berdasarkan keterangan pelanggar. Ya, tidak semua pelanggar didenda Rp 250 ribu. Dilihat bentuk kesalahan dan ekonomi pelanggar,” lanjutnya.

Ditambahkan, ada dua cara yang dilakukan polresta mencegah penyebaran Covid-19. Yakni mendatangi pusat keramaian. Kedua dengan cara hunting berkeliling. Jika dlam perjalanan menemukan warga yang tidak mengenakan masker, akan dihentikan petugas.

“Kita juga hanting ke acara-acara yang digelar pemerintah dan masyarakat,” pungkas Kapolresta.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Arief Anas
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...