Peristiwa

Anggap BPNT dan Agen E-Warung Amburadul, Warga Geruduk BNI Pamekasan

PAMEKASAN, FaktualNews.co-Puluhan warga di Pamekasan melakukan demontrasi di e kantor Bank BNI setempat, Kamis (24/09/2020).

Demo tersebut memrotes Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang penyalurannya melalui E-warung yang dinilai amburadul dan melanggar Pedoman Umum (Pedum) yang ada.

Koordinator aksi Abdur Rahman dalam orasinya mengatakan, banyak agen BPNT di Pamekasan yang melanggar Pedoman Umum (Pedum) tetapi dibiarkan oleh Bank. Terutama di kecamatan Palengaan dan Kecamatan Galis.

“BNI Pamekasan harus profesional dan tegas dalam memilih agen sebagai partner. Jangan tebang pilih,” teriaknya.

Arman menyebutkan, ada banyak agen E-warung yang menjadi mitra bank tidak mempunyai toko dan warung sebagaimana juknis yang dikeluarkan BNI Pamekasan.

Tercatat, sambung Abdur Rahman, dari agen yang ada di Pamekasan, di semua kecamatan ada yang tidak punya toko.

“Satu kecamatan ada sekitar 15 agen yang tidak mempunyai toko. Agen tersebut meminjam toko milik orang lain,” ujarnya.

Arman memberikan waktu selama dua hari terhadap bank untuk memberantas dan menghapus agen yang tidak mempunyai warung maupun toko.

“Saya tunggu sampai Senin untuk menyelesaikan agen-agen yang tidak mematuhi,” tandasnya.

Kepala Cabang BNI Pamekasan, Mohammad Hotib berjanji menuntaskan segala keluhan yang ada di lapangan. Hanya saja pihaknya terlebih dahulu akan melakukan verifikasi.

“Mari sama-sama tuntaskan. Serahkan datanya kepada kami,” pungkasnya.