FaktualNews.co

Ratusan Santri dan Pengurus Ponpes di Surabaya Jalani Swab Test

Kesehatan     Dibaca : 198 kali Penulis:
Ratusan Santri dan Pengurus Ponpes di Surabaya Jalani Swab Test
Faktualnews/risky prama
Swab test di sebuah pondok pesantren di Surabaya

SURABAYA, FaktualNews.co-Setelah sebelumnya menyasar berbagai fasilitas publik, kini Pemkot Surabaya menyasar lingkungan pondok pesantren (ponpes) di Surabaya untuk menggelar tes swab. Ini guna memutus mata rantai penyebaran covid-19.

“Gugus Tugas dan teman-teman Dinkes, Dinsos, jajaran kecamatan dan kelurahan diminta melakukan tes swab di pondok pesantren. Ini sesuai instruksi Ibu Walikota Surabaya,” kata Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya, Irvan Widyanto, Minggu (27/9/2020).

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Irvan menambahkan, hingga saat ini sudah ada tiga pondok pesantren yang dilakukan tes swab. Pertama, di Pondok Pesantren Sunan Kali Jaga Jalan Simokalangan No 172 Kecamatan Sukomanunggal yang digelar pada Kamis, (24/9/2020).

Di ponpes ini, Pemkot Surabaya melakukan tes swab kepada 60 orang santri pengurus ponpes.

Kemudian kedua di Ponpes Muhammadiyah Putat Jaya yang digelar pada Jumat (25/9/2020). Di Ponpes ini diikuti 29 orang yang terdiri dari pengurus Ponpes dan santri.

Lalu yang ketiga dilakukan di Ponpes PPTQ Kids Darul Qur’an Jalan Tenggilis Mejoyo yang digelar pada hari ini, Sabtu (26/9/2020). Di Ponpes ini tes swab dilakukan kepada 50 orang.

“Sampai hari ini memang baru tiga ponpes dan ini akan terus kita lanjutkan ke ponpes lainnya, supaya Surabaya benar-benar terbebas dari Covid-19,” tegas Irvan.

Kepala BPB Linmas Surabaya ini juga menjelaskan, tes swab ini sangat penting dilakukan di pondok pesantren, terutama ponpes yang santrinya sudah kembali ke pondok. Sebab, santri itu berasal dari berbagai daerah.

“Jadi, keselamatan dan kesehatan warga adalah hukum tertinggi, karena ini semata-mata untuk melindungi warga, terutama yang ada di lingkungan ponpes tersebut,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...