FaktualNews.co

Tetangga Hendak Dimakamkan dengan Protokol Covid-19, Aktivis Banyuwangi ‘Mengamuk’ di RS

Peristiwa     Dibaca : 303 kali Penulis:
Tetangga Hendak Dimakamkan dengan Protokol Covid-19, Aktivis Banyuwangi ‘Mengamuk’ di RS
Faktualnews/konik
M. Yunus Wahyudi saat di RSUD Genteng

BANYUWANGI, FaktualNews.co–M Yunus Wahyudi, lelaki yang disebut-sebut sebagai aktivis kontroversial Banyuwangi, mengamuk di RSUD Genteng, Banyuwangi, Senin (28/9/2020).

Ini karena ada salah satu warga Dusun Krajan Purwoharjo, tetangga di kediamanya, bernama Sudarmi, meninggal dan akan dimakamkan secara protokol kesehatan Covid-19 oleh pihak RSUD Genteng.

Yunus bersikeras Sudarmi mengidap penyakit komplilasi setahun terakhir, bukan karena positif Covid-19.  “Saya dan keluarga Sudarmi tidak berkenan untuk dimakamkam secara protokoler. Sebab, kalau dengan protokol Covid, kami takut warga sekitar menjadi resah,” sergah Yunus.

Masih menurut Yunus, Covid-19 memang ada, tapi yang meninggal karena Covid-19 itu hoaks alias kabar bohong.

“corona itu ada, tapi khusus di Banyuwangi, bisa tidak membuktikan orang mati karena Covid? Karena rata-rata yang meninggal itu karena penyakit bawaan sebelumnya,” tandas Yunus.

Sempat terdengar perdebatan M Yunus dengan salah satu tenaga medis RSUD Genteng, pasien sebelumnya dirawat di salah satu klinik di Kecamatan Cluring dan dilakukan rapid test, hasilnya pun reaktif.

Setelah perdebatan cukup alot, akhirnya pihak RSUD Genteng, mengizinkan jenazah dibawa langsung keluarganya dengan pemakaman biasa.

Namun pihak RSUD Genteng menyodorkan syarat agar pihak keluarga membuat pernyatakan tertulis, yang isinya atas permintaan keluarga, pemulangan jenazah dan tidak bersedia dimandikan di rumah sakit.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...