FaktualNews.co

Viral Video Malam Keakraban di Polres Pasuruan Langgar Protokol Kesehatan

Peristiwa     Dibaca : 201 kali Penulis:
Viral Video Malam Keakraban di Polres Pasuruan Langgar Protokol Kesehatan
FaktualNews.co/Istimewa
Tangkapan layar video sejumlah polisi bernyanyi dan berjoget.

SURABAYA, FaktualNews.co – Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah oknum polisi bernyanyi dan berjoget dalam sebuah acara beredar di media sosial. Pemandangan di video itu kontrakdiktif dengan upaya pemerintah yang sedang menggelorakan protokol kesehatan.

Berdasar tulisan spanduk yang terpasang di bagian belakang panggung, acara tersebut merupakan Malam Keakraban Keluarga Besar Satlantas Polres Pasuruan. Namun entah, kapan acara itu diselenggarakan.

Dalam video itu terekam beberapa oknum anggota polisi lalu lintas sedang bernyanyi dan berjoget ria bersama dua biduan tanpa menjaga jarak di sebuah acara dangdutan yang digelar oleh Satlantas Polres Pasuruan.

Video berdurasi 44 detik itu juga memperlihatkan beberapa pria berkemeja hitam dan bercelana jeans yang tidak mengenakan masker, termasuk dua biduanita tersebut.

Akun Facebook bernama Por Nomo Santoso yang mem-posting video tersebut geram menyertakan sebuah kritikan pedas berbahasa jawa dalam unggahannya.

“Nek seng duwe gawe masyarakat kok becik oleh ngobrak..Seng ngundang masa. Seng opo. Seng t$#k. La nek ngene yopo aman wong seng duwe gawe seng biasa e ngobrak.. (Kalau yang punya hajat masyarakat kok keterlaluan kalau menertibkan, katanya mengundang massa, yang apa. Lha kalau begini bagaimana bisa aman kalau yang punya hajat pihak yang biasa menertibkan, red),” tulis Por Nomo Santoso dalam posting-annya.

Lalu ia kembali menambahkan tulisan di bawahnya dengan kalimat bernada tuntutan keadilan.

“Save keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Seniman yo botoh mangan (seniman juga butuh makan,red),” tutupnya.

Bukan hanya video, akun tersebut juga melampirkan foto dua biduanita dengan keterangan foto. “Looo penyanyie gak oleh gawe story cek aman, wedi viral (Penyanyinya dilarang membuat story biar aman, takut viral),” begitu tulisannya.

Video yang diunggah 15 jam lalu itu sudah ditanggapi oleh 480 warganet dan dibagikan sebanyak 3.560 kali dengan disertai beragam komentar ‘sadis’ para netizen.

“Aturan pemerintah tumpul atas tajam bawah… Kasihan masyarakat kecil… Miris hati saya melihat negeri ini…” ungkap akun Sam Johans dalam kolom komentar.

Serta ada juga yang mengupload ulang video berisi petugas polisi melarang adanya hiburan warga ditengah pandemi Covid-19 pada kolom komentar. Lalu video ini dikomparasikan dengan acara jogetan oleh aparat kepolisian. Seakan ingin mengingatkan bahwa kegiatan serupa juga terjadi di tempat lain.

“Ngunu iku jare ngayomi, melayani masyarakat,” tulis akun Rofiq Shank Pengembara menimpalinya.

Hingga berita ini ditulis, Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan belum memberikan pernyataan saat dimintai tanggapannya melalui telepon maupun WhatsApp.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh

YUK BACA

Loading...