FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Baku Tembak Polisi Vs Bandit di Pasuruan, Satu Pelaku Ditembak Mati, Tiga Polisi Luka

Peristiwa     Dibaca : 370 kali Penulis:
Baku Tembak Polisi Vs Bandit di Pasuruan, Satu Pelaku Ditembak Mati, Tiga Polisi Luka
FaktualNews.co/istimewa
Ilusatrasi baku tembak polisi melawan penjahat.

PASURUAN, FaktualNews.co– Seorang bandit sadis spesialis kasus begal kendaraan bermotor dan pencurian hewan ternak di wilayah Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, tersungkur tewas setelah ditembak polisi pasca baku tembak dengan beberapa polisi.

Dalam baku tembak yang terjadi pada Senin malam kemarin pukul 23.30 WIB itu, polisi terpaksa menembak mati pelaku, yang berinisial S (45), warga Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, saat tim gabungan dari Jatanras Polda Jatim dan Tim Resmob Suropati Polres Pasuruan Kota menangkapnya.

Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arman membenarkan satu pelaku ditembak lantaran melawan dan menembak polisi.

“Memang saat itu akan ditangkap. Namun pelaku melawan dengan menggunakan senjata api rakitan. Saat itu kami gerebek pada malam kemarin,” ujar Kapolres, Selasa (6/10/2020).

Menurut Kapolres, dalam setiap melakukan aksi kejahatannya, pelaku ini tak segan bertindak sadis dengan senjata tajam.

Dalam malam penggerebekan itu, sambung kapolres, sejatinya ada dua pelaku yang akan ditangkap. Namun, satu pelaku lainnya kabur dengan kendaraan motor saat baku tembak terjadi.

“Mereka berboncengan berdua. Tapi untuk pelaku S yang ditembak karena melawan itu, TKP pencuriannya banyak. Selain di wilayah Kota dan Kabupaten Pasuruan, Polda Jatim juga pegang LP-nya. Sehingga penangkapan dilakukan,” katanya.

Selain menewaskan pelaku, baku tembak ternyata juga membawa korban tiga personel kepolisian terkena tembak dari pistol rakitan milik pelaku, sehingga luka.

Satu anggota Jatanras Polda Jatim mengalami luka tembak di perut dan paha, satu anggota Resmob Polres Pasuruan Kota mengenai perut, dan seorang anggota lainnya mengenai tangan.

Ketiga anggota Polisi tersebut saat ini dirawat intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim, di Surabaya. Dua diantaranya harus di operasi.

“Ini terbukti pelaku berani melawan petugas saat ditangkap. Kami meminta agar pelaku yang kabur untuk segera menyerahkan diri,” tegasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono