FaktualNews.co

Peringati HSN, Gubernur Jatim Gowes Bersama di Situbondo

Peristiwa     Dibaca : 228 kali Penulis:
Peringati HSN, Gubernur Jatim Gowes Bersama di Situbondo
FaktualNews.co/Istimewa
Gubernur Jatim dan Bupati Dadang Wigiarto serta para pejabat pemprov dan Pemkab Situbondo saat gowes pada Minggu (25/10/2020) pagi.

SITUBONDO, FaktualNews.co – Dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Situbondo Dadang Wigiarto dan para pejabat Pemprov Jatim dan Pemkab Situbondo gowes bareng berkeliling Kota Situbondo, Minggu (25/10/2020).

Mengiring Khofifah, para pegowes itu menyusuri rute kurang lebih 5 kilometer dengan mengenakan sarung.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

Selain gowes, di acara peringatan HSN tahun 2020 itu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, juga membagikan masker kepada warga di Kota Situbondo.

Selain itu, Gubernur Jawa Timur juga membagikan sembako kepada ratusan abang becak serta menyalurkan santunan kepada kepada puluhan anak yatim piatu di Kota Situbondo.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jawa Timur Heru Cahyono mengatakan, gowes merupakan kegiatan setiap hari Sabtu dan Minggu dilakukan oleh Gubernur Jawa Timur dan para pejabat dilingkungan Pemprov.

“Untuk memantau secara langsung kedisiplinan warga Jatim terhadap protokol kesehatan (prokes) Covid-19,”kata Heri Cahyono, Minggu (25/10/2020).

Menurutnya, khusus untuk gowes di Situbondo ini didalam rangka memperingati HSN ke-5 Tahun 2020, sehingga para peserta gowes seluruhnya menakan sarung. Bahkan, sarung para peserta ini semuanya dibelikan langsung oleh Gubernur Jatim.

“Saya berharap dengan momen peringatan HSN ke-15, para santri milineal tidak hanya pintar mengaji, namun juga para santri harus inovatif dan ikut berpartisipasi dalam membangun Jawa Timur ke arah yang lebih baik,” pungkasnya.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh

YUK BACA

Loading...