FaktualNews.co

Libur Panjang

Pengelola Wisata Kabupaten Pasuruan Siap Sambut Wisatawan dengan Prokes

Peristiwa     Dibaca : 263 kali Penulis:
Pengelola Wisata Kabupaten Pasuruan Siap Sambut Wisatawan dengan Prokes
FaktualNews.co/abdul
Gunung Bromo, merupakan lokasi wisata yang jadi favorit para wisatawan di Kabupaten Pasuruan.

PASURUAN, FaktualNews co-Menjelang libur panjang, pengelola wisata Kabupaten Pasuruan siap menerima pengunjung dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.

Karena Kabupaten Pasuruan merupakan salah satu daerah favorit wisatawan dan banyak obyek wisata yang diminati oleh para wisatawan.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan Gunawan, mengatakan, di Kabupaten Pasuruan sebagian besar lokasi wisata sudah memiliki sertifikat patuh protokol kesehatan.

“Selama ini kita sering monev, keliling, sambil menyiapkan untuk libur panjang ini,” ujarnya, Selasa (27/10/2020).

Menurutnya, dari hasil monev, rata-rata sudah menetapkan protokol kesehatan dengan baik. Juga sebagian besar bersertifikat bahwa mereka sudah mematuhi protokol.

“Tim bidang pariwisata Satgas COVID-19 Kabupaten Pasuruan sudah melakukan peninjauan ke semua objek wisata,” kata Gunawan.

Bahkan, kata dia, banyak pengelola yang meminta tim memantau langsung penerapan protokol kesehatan tempat wisata mereka.

“Kita tinjau, tentang penerapan protokol di tempat mereka. Kalau memenuhi syarat, kita kasih sertifikat dari ketua satgas bidang pariwisata satgas,” terangnya.

Dikatakannya, tempat-tempat wisata di Pasuruan sudah buka semua. Termasuk tempat-tempat wisata yang dikelola pemerintah desa.

“Sudah buka semua. Mereka semua sudah memenuhi protokol. Wisata desa, lebih patuh karena di bawah kendali kepala desa yang mengutamakan protokol kesehatan,” terangnya.

Dalam temuan di lapangan, pengujung sering kali melanggar protokol kesehatan.

“Pelaku wisata sudah menerapkan protokol ketat, tapi ternyata pengujung yang di dalam bergerombol selama ini itu yang memang terjadi. Sehingga kebanyakan yang abaikan protokol kesehatan dilakukan oleh pengunjung,” ungkapnya.

Disebutkannya, kunjungan wisata di Kebupaten Pasuruan belum sepenuhnya pulih.

“Masyarakat sendiri juga masih ragu-ragu karena kondisinya belum normal seperti sebelum pandemi. Masih banyak warga yang trauma jadi tidak bisa dibayangkan normal seperti sebelum pandemi,” pungkasnya.

Ingat Pesan Ibu

Iklan Cukai Lamongan

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...