FaktualNews.co

Pekerja Bengkel Bubut di Ngawi Tewas Tertembak Senapan Angin

Peristiwa     Dibaca : 465 kali Penulis:
Pekerja Bengkel Bubut di Ngawi Tewas Tertembak Senapan Angin
FaktualNews.co/zaenal abidin
Senjata yang menewaskan pekerja bengkel.

NGAWI, Faktualnews.co-Nahas dialami Ari Firmansyah (32), pekerja bengkel bubut warga Desa Widodaren Kecamatan Gerih, Ngawi. Lelaki itu harus kehilangan nyawa akibat tertembus peluru dari senapan angin milik Antok (41), warga Kelurahan Ketanggi Kecamatan/Kabupaten Ngawi .

Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP I Gusti Agung Ananta Pratama mengatakan, peristiwa terjadi Selasa (17/11/2020). Berawal ketika Antok bengkel yang juga menyediakan alat bubut, untuk memperbaiki senapan angin.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Pada saat itu korban Ari Firmansyah sedang bekerja di ruang bubut bersama rekannya. Mendadak terdengar suara letusan senapan angin dari arah bagian etalase. Arinta, pemilik bengkel, langsung mendatangi Antok yang ternyata sedang mencoba senapan angin miliknya.

Setelah itu Ari Firmansyah (korban) dibopong keluar dari ruangan mesin bubut oleh dua rekannya. Korban mengalami luka di dada bagian kanan.

Ternyata luka yang dialami oleh korban berasal dari tembakan senapan angin yang dilepaskan Antok. Senapan milik Antok itu telah dimodifikasi.

Selanjutnya korban dilarikan ke RSU Widodo, tetapi nyawa korban tidak tertolong. Diduga korban meninggal sewaktu dalam perjalanan ke rumah sakit.

Setelah mendapatkan laporan dari warga, polisi datang dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya Antok sebagai pemilik senapan diamankan bersama barang bukti senapan anginnya.

Antok juga ditetapkan sebagai tersangka dijerat pasal 359 KUHP yaitu karena kelalaiannya menyebabkan meninggalnya seseorang dengan ancaman pidana 5 tahun penjara.

“Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan 6 saksi, termasuk juga alat bukti yang ada dan sudah kita laksanakan gelar perkara ditetapkan satu orang tersangka,” jelas AKP I Gusti Agung Ananta Pratama Kasat Reskrim Polres Ngawi kepada awak media.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...