FaktualNews.co

Kasus Mayat Bayi Terbakar di Jember, Polisi Periksa 9 Saksi

Kriminal     Dibaca : 70 kali Penulis:
Kasus Mayat Bayi Terbakar di Jember, Polisi Periksa 9 Saksi
FaktualNews.co/Hatta
Tim Inafis Polres Jember melakukan olah TKP di tempat bayi terbakar.

JEMBER, FaktualNews.co-Polisi terus menyelidiki kasus bayi terbakar yang ditemukan warga di pinggiran sungai Dusun Kramat, Desa Sebanen, Kecamatan Kalisat, Rabu (18/11/2020) lalu. Bahkan terkait pengungkapan kasus tersebut, Polsek Kalisat berkoordinasi langsung dengan Polres Jember.

“Kemarin tim Reskrim dari Polres Jember turun ke lokasi dan saat ini (kasus bayi terbakar itu) masih dalam tahap penyelidikan,” kata Kapolsek Kalisat AKP Sukari saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Jumat (20/11/2020).

Sukari mengatakan, untuk proses penyelidikan dengan melakukan pemeriksaan saksi, saat ini masih terus dilakukan. “Total ada 9 saksi yang sudah kami periksa,” katanya.

Namun demikian, Sukari enggan menjelaskan secara konkret siapa saja saksi yang telah diperiksa itu. “Intinya sampai saat ini masih tahap penyelidikan,” sambungnya.

Lebih lanjut saat ditanya perihal apaka sudah ada titik terang terkait pengungkapan pelaku yang diduga sebagai pembakar bayi malang itu. Sukari pun enggan memberikan keterangan jelas.

Diberitakan sebelumnya, Rabu (18/11/2020) kemarin warga di Dusun Kramat, Desa Sebanen, Kecamatan Kalisat dikejutkan dengan penemuan bayi yang dalam kondisi terbungkus kain hitam dan kondisi tubuhnya terbakar sebagian.

Diduga bayi malang itu sengaja dibakar, karena di lokasi kejadian ditemukan sepasang sandal japit berwarna biru yang diduga milik pelaku.

Bayi berjenis kelamin perempuan itu diketahui baru dilahirkan dengan umur kandungan 9 bulan. Berdasarkan keterangan dokter dari RSD Kalisat, saat diketahui dari ukuran badan bayi tersebut.

Kemudian keyakinan bayi malang itu dibakar setelah dilahirkan, dikuatkan dengan ditemukannya ari-ari (placenta, red) tidak jauh dari tubuhnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...