FaktualNews.co

Menyesuaikan Protokol Kesehatan, Banyak Acara di Wisuda Undar Jombang Terpangkas

Pendidikan     Dibaca : 53 kali Penulis:
Menyesuaikan Protokol Kesehatan, Banyak Acara di Wisuda Undar Jombang Terpangkas
FaktualNews.co/Istimewa
Suasana wisuda ditengah pandemi, di Auditorium Undar Jombang. 

JOMBANG, FaktualNews.co – Dengan sejumlah keterbatasan, agenda wisuda mahasiswa Universitas Darul Ulum (Undar) Jombang, sukses digelar, Sabtu (21/11/2020).

Dengan protokol kesehatan secara ketat, sebanyak 300 lebih wisudawan berhasil melalui prosesi wisuda secara khidmat di Gedung Audiotorium Kampus setempat dalam dua gelombang.

Tak seperti periode sebelumnya, dalam prosesi wisuda kali banyak kegiatan yang terpaksa dipangkas menyesuaikan dengan situasi dan kondisi di masa pandemi virus Corona.

Orasi ilmiah yang biasanya disampaikan oleh tokoh nasional, kini hanya dari pihak internal. Orasi ilmiah itu disampaikan oleh Ketua Lembaga Layanan Perdidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah VII Jawa Timur, Prof. Dr. Ir.Suprapto DEA secara virtual.

“Jadi kami upayakan mewajibkan seluruh yang terlibat dalam proses wisuda untuk tetap utamakan kesehehatan. Beberapa tahapan yang tidak perlu juga kami pangkas, sehingga pelaksanaan cepat selesai dan meminimalisir kerumuman masa,” kata Panitia wisuda, Agus Raikhani, usai prosesi wisuda.

Pantauan di lokasi, sebelum memasuki Gedung Auditorium, seluruh calon wisudawan dan pihak keluarga wajib melalui proses chek point di pintu gerbang depan Kampus setempat.

Setelah lolos dari pengecekan suhu tubuh dan penyemportan kendaraan, mereka baru diperkenankan menuju tempat yang disediaka . Jumlah keluarga yang diperbolehkan masuk ke dalam gedung pun terbatas, hanya satu orang saja, yakni orang tua dari calon wisudawan.

“Maksimal yang ada didalam mobil juga kami batasi 3 orang saja. Sopir, orang tua dan wisudawan. Lebih dari itu kami minta turun di luar kampus,” tandasnya.

Agus Raikhani juga mengungkapkan, pelaksanaan wisuda secara tatap muka ini sengaja digelar sesuai permintaan para mahasiswa. Oleh karena itu semua dilaksanakan dengan konsekuensi tersebut.

“Konsekuensinya semua wajib dengan protokol kesehatan, mematuhi 3M, sejak H-1 ruangan sudah kami sterilkan, jumlah wisudawan juga kami batasi, protokol kesehatan, phycal distancing serta memakai masker dan cuci tangan,” terangnya.

“Dengan begini kita tetap bisa berdampingan di tengah situasi pandemi,” pungkasnya.

Ingat pesan ibu

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh

YUK BACA

Loading...