FaktualNews.co

Kasus Positif Covid-19 Melonjak, Pasar Tugu Kota Probolinggo Ditutup

Kesehatan     Dibaca : 181 kali Penulis:
Kasus Positif Covid-19 Melonjak, Pasar Tugu Kota Probolinggo Ditutup
FaktualNews.co/agus
Rapat Forkopimda Kota Probolinggo sebelum penandatanganan SKB soal penutupan Pasar Tugu.

PROBOLINGGO, FaktualNews.co-Pasar Tugu di Kota Probbolinggo, ditutup. Pasar yang berlokasi di seputaran alun-alun tersebut ditutup, karena jumlah penderita Covid-19 meningkat tajam.

Menurut data yang ada, 25 Oktober jumlah terkonfirmasi hanya 4 orang. Namun di 27 November melonjak menjadi 63 pasien.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

Karena alasan itulah, pasar yang beroperasi setiap Sabtu dan Minggu (sehingga disebut Tugu) ditiadakan sementara oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dengan penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) di gedung Command Center, Jumat (27/11/2020).

Penutupan Pasar Tugu guna meminimalkan kerumunan yang berpotensi penyebaran virus corona, sehingga jumlah warga yang terpapar Covid-19 tidak terus bertambah. Forkopimda juga ingin melindungi masyarakat dari virus bahaya tersebut.

“Saya berharap masyarakat memahami. Kebijakan ini kami ambil bukan sesuka hati, tetapi melihat fakta, kasus Covid-19 bertambah terus. Tidak menutup kemungkinan tempat keramaian lain juga kami tutup. Tapi kalau angka Covid-19 turun, kami buka lagi,” ujar Wali Kota Hadi.

Disebutkan, pada 25 Oktober lalu angka terkonfirmasi virus corona hanya 4 orang, tetapi pada 27 November melonjak menjadi 63 pasien yang dirawat.

Lonjakan terjadi setelah libur panjang beberapa waktu lalu. Karenanya Hadi berpesan, acara yang melibatkan massa diatur dan diminimalkan. Jumlahnya jangan sampai terlalu banyak.

“Ini demi kesehatan dan kemaslahatan warga. Itu komitmen kami. Kebijakan ini bukan asal-asalan, tapi karena angka yang terpapar Covid-19 melonjak. Mari kita berdoa, semoga pandemi ini segera berlalu,” katanya.

Iklan Cukai Lamongan

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...