FaktualNews.co

Kecelakaan Beruntun di Jalan Raya Pulosari Tulungagung, Lima Orang Luka-Luka

Peristiwa     Dibaca : 98 kali Penulis:
Kecelakaan Beruntun di Jalan Raya Pulosari Tulungagung, Lima Orang Luka-Luka
FaktualNews.co/Istimewa
Ilustrasi.

TULUNGAGUNG, FaktualNews.co – Kecelakaan beruntun terjadi di jalan raya Tulungagung-Blitar, tepatnya di Kecamatan Ngunut masuk wilayah Desa Pulosari kecamatan Ngunut, Jumat (27/11/2020) siang.

Meski tak ada korban jiwa dalam kecelakaan yang melibatkan satu mobil sedan, satu truk dan dua sepeda motor tersebut, sedikitnya 5 orang dikabarkan mengalami luka-luka.

Mereka masing-masing adalah pengemudi sedan, Gusti Putu Sutiaka (70) warga Kabupaten Tabanan Provinsi Bali, sopir truk bersama dua penumpangnya, Ahmad Hafifi (40) bersama penumpangnya Saiful Rohman (38) dan Muttakim (35) yang ketiganya merupakan warga jalan Mayjend Sungkono RT 01 RW 04 Kota Malang serta pengendara sepeda motor bernama Amirulloh (25) asal Kabupaten Jombang.

Informasi yang diperoleh, saat itu truk bernopol N 8625 KE melaju dari timur, sementara sedan ber-Nopol DK 132 GG dari arah sebaliknya. Sepeda motor Honda ber-Nopol S 5611 OJ melaju searah di belakang mobil sedan.

Tanpa diketahui sebabnya, mobil sedan tiba-tiba mengambil haluan terlalu ke kanan sehingga berbenturan dengan truk. Karena truk mendadak menghindari dengan membanting setir ke kiri, truk jadi oleng dan kehilangan keseimbangn kemudian terguling. Sebuah sepeda motor yang terparkir di lokasi tersebut tertimpa truk.

“Truk yang terguling itu mengenai sepeda motor Honda berpelat nomor AG 3372 RJ yang sedang terparkir. Sementara sepeda motor berpelat nomor S 5611 OJ yang dikendarai warga Jombang menabrak bemper sedan yang terlepas akibat benturan dengan truk,” terang Kanit Lakalantas Satlantas Polres Situbondo, Iptu Diyon Fitrianto, Jumat (27/11/2020) sore.

Menurut Diyon Fitrianto, setelah melakukan olah TKP petugas kemudian mengamankan kendaraan-kendaraan yang terlibat kecelakaan tersebut.

“Sementara para korban luka dilarikan ke rumah sakit Era Medika untuk mendapat perawatan,” katanya.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh

YUK BACA

Loading...