FaktualNews.co

Resepsi Pernikahan Drive Thru di Jember, Pesta Tanpa Kerumunan Cegah Covid-19

Peristiwa     Dibaca : 359 kali Penulis:
Resepsi Pernikahan Drive Thru di Jember, Pesta Tanpa Kerumunan Cegah Covid-19
FaktualNews.co/Muhammad Hatta/
Konsep pernikahan drive thru pasangan pengantin di Jember, Minggu (13/12/2020) malam.

JEMBER, FaktualNews.co – Menggelar resepsi pernikahan di tengah pandemi Covid-19 terasa penuh risiko karena bisa membuat orang-orang berkerumun untuk mengatasi hal tersebut pasangan pengantin di Jember, Jawa Timur, mengadakan acara resepsi dengan menggunakan sistem drive thru, Minggu .

Resepsi pasangan pengantin Ragdha dan Katon yang digelar di Kecamatan Kaliwates, Jember menggunakan sistem drive thru ini meminimalisir kontak langsung dan kerumunan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Tamu undangan yang datang ke lokasi resepsi, hanya bisa bertegur sapa dengan pengantin di teras gedung selanjutnya langsung pulang dengan membawa kotak makan dan souvenir yang telah disiapkan panitia.

Untuk berfoto dengan kedua pasangan pengantin. Juga menerapkan protokol kesehatan Covid-19, dan ditempatkan pada photoboth (tempat berfoto khusus) dengan menggunakan teknik khusus komputer.

Acara pernikahan itu pun digelar mewah, ada 1200 undangan yang disebar. Namun dalam acara yang dimulai dari pukul 18.00 – 22.00 WIB itu, dihadiri oleh 972 undangan. Karena kegiatan pernikahan itu, digelar saat Kabupaten Jember sedang diguyur hujan.

“Alasan adanya konsep resepsi pernikahan drive thru ini karena kondisi Jember saat ini yang masih pandemi Covid-19,” kata Owner WO (Wedding Organizer) Vidya Liliyana.

Wanita yang akrab dipanggil Lilly ini mengatakan, adanya konsep resepsi pernikahan drive thru itu, merupakan upaya antisipasi penyebaran Covid-19.

“Sehingga saat itu, kita manajemen EO ini, putar otak. Agar gelaran resepsi pernikahan itu tetap aman. Jadi sebuah even sakral yang hanya dilakukan sekali seumur hidup itu tetap terlaksana dengan baik. Meski ada ancaman virus Covid-19 itu,” katanya.

Ia mengatakan, dalam konsep resepsi pernikahan unik ini. Kedua mempelai pengantin hanya menyapa tamu dari teras gedung resepsi.

“Jadi konsep drive thru ini. Tamu undangan tidak turun dari kendaraannya. Saat masuk area parkir registrasi dari kupon yang (ada barcodenya) dipegang, dan dipindai pada alat register,” katanya.

Kemudian antre bersama kendaraan lainya, untuk menyapa pengantin yang berada di pelaminan yang sudah disiapkan dengan dekorasi di teras gedung.

“Selanjutnya tamu undangan cukup menyapa dengan melambaikan tangan kepada kedua mempelai, dan berlalu langsung ke tenda panitia untuk mengambil souvenir dan kotak makan yang sudah disiapkan,” jelasnya.

Untuk tamu yang ingin berfoto bersama pasangan pengantin WO sudah menyiapkan tempat khusus, yang menerapkan teknologi dan trik khusus. Jadi berfotonya juga tanpa perlu turun dari kendaraannya.

Lilly juga menambahkan, untuk protokol kesehatan Covid-19 juga tetap diterapkan dalam kegiatan pernikahan itu. Pengukuran suhu badan dengan menggunakan Thermogun (alat pengukur suhu) digunakan untuk memeriksa para tamu yang datang.

“Sebagai langkah antisipasi penyebaran Virus Covid-19. Dilakukan pengukuran menggunakan thermogun. Kemudian untuk aula dalam gedung, hanya keluarga mempelai pengantin yang ditempatkan dalam gedung,” katanya.

Untuk jumlah orang di dalam gedung, dibatasi sesuai aturan dari Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Jember. Protokol kKesehatan diterapkan, sama dengan tamu undangan umum.

Pengukuran suhu badan menggunakan thermogun. Namun kemudian ditambah dengan menggunakan alat khusus pengukur kadar oksigen dalam tubuh. Yang alat itu khusus diperuntukkan, untuk mengecek kondisi pihak keluarga pengantin yang berada di dalam ruangan.

“Yakni hanya boleh ditempati 50 persen dari total kapasitas hall (ruang resepsi pernikahan). Tapi kami menerapkan aturan 20 persen saja yang boleh di dalam gedung. Tetap untuk menjaga penyebaran virus Covid-19,” katanya.

“Jadi, jika kapasitas dalam gedung mampu menampung 1000 orang. 50 persennya menjadi 500 orang yang boleh dalam gedung. Tapi kami menerapkan aturan 20 persen dalam gedung. Jadi hanya menampung 200 an orang,” imbuhnya menjelaskan.

Terkait tamu undangan yang datang, menurut Lilly, pihak mempelai pengantin menyiapkan 1200 undangan.

“Alhamdulillah karena konsep drive thru ini pertama kalinya di Jember, tamu yang datang sebanyak 972 undangan, meskipun di lokasi hujan deras, tidak menyurutkan karena banyak yang penasaran dan ingin tahu dengan konsepnya,” pungkasnya.

#ingatpesanibu #3M

#ingatpesanibu #3M

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
S. Ipul

YUK BACA

Loading...