FaktualNews.co

Antisipasi Klaster Keluarga, GTPP Tulungagung Ajak Masyarakat Lebih Taat Prokes

Kesehatan     Dibaca : 249 kali Penulis:
Antisipasi Klaster Keluarga, GTPP Tulungagung Ajak Masyarakat Lebih Taat Prokes
FaktualNews.co/istimewa
Peta sebaran kasus Covid-19 Kabupaten Tulungagung per Selasa (15/12/2020) malam.

TULUNGAGUNG, FaktualNews.co-Kasus Covid-19 di Kabupaten Tulungagung saat ini sudah merambah pada penularan dalam keluarga yang bisa dimungkinkan terbentuknya risiko klaster keluarga.

Karena itu Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPPC) Covid-19 Kabupaten Tulungagung mengimbau masyarakat agar lebih patuh terhadap protokol kesehatan (prokes), agar mampu mengantisipasi berbagai potensi penyebaran kasus Covid-19.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

“Ketaatan dalam melaksanakan protokol kesehatan masih menjadi kunci awal pencegahan Covid-19 agar tidak meluas,” kata jelas Wajubir GTPP Covid-19 Kabupaten Tulungagung Galih Nusantoro, Selasa (15/12/2020).

Sesuai data yang dirilis GTPP Covid-19 Kabupaten Tulungagung, sampai dengan Selasa (15/12/2020) tercatat penambahan 11 orang kasus baru, 1 orang kasus meninggal dan 15 orang kasus sembuh Covid-19.

Dengan penambahan kasus tersebut maka rincian jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Tulungagung hingga kini akumulasi kasus sebanyak 852 terkonfirmasi, yaitu dengan rincian sembuh 686 orang, meninggal 14 orang, dirawat 61 orang, karantina 21 orang dan isolasi 70 orang.

“Angka kesembuhan pada hari ini sebesar 80,5 persen atau 686 dari 852 kasus. Kasus penularan di Kabupaten Tulungagung pada saat ini sudah merambah pada penularan dalam keluarga yang bisa dimungkinkan terbentuknya risiko klaster keluarga,” jelas Galih Nusantoro.

Sementara itu, terdapat satu kasus meninggal terakhir adalah pasien berinisial WEH. Pasien WEH merupakan suspek yang dirawat di RSUD dr Iskak pada 2 Desember 2020 dengan gejala sesak dan batuk.

Berdasarkan hasil penelusuran pasien tidak memiliki riwayat bepergian keluar kota atau tidak kontak dengan orang yang dari luar kota.

Ingat Pesan Ibu

Iklan Cukai Lamongan

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...