FaktualNews.co

Puluhan Pasien Suspek Tertahan di IGD, Satgas Covid-19 Jombang Segera Bangun RS Darurat

Kesehatan     Dibaca : 223 kali Penulis:
Puluhan Pasien Suspek Tertahan di IGD, Satgas Covid-19 Jombang Segera Bangun RS Darurat
FaktualNews.co/muji lestari
Ruang IGD Covid-19 RSUD Jombang.

JOMBANG, FaktualNews.co-Satgas Covid-19 Kabupaten Jombang bakal segera membangun rumah sakit darurat untuk penanganan Covid-19 di wilayah setempat.

Hal ini menyusul tingginya angka pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir ini.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

Rencana ini disampaikan Koordinator Penanganan Pasien Satgas Covid-19 Kabupaten Jombang, dr Pudji Umbaran, dihubungi melalui ponselnya, Rabu (16/12/2020).

Dia menjelaskan, dalam sehari ini saja, ada 26 pasien dengan hasil diagnosis suspek atau probable (orang yang masih dalam kategori suspek dan memiliki gejala ISPA berat, gagal napas) yang tertahan di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Jombang, lantaran ruang perawatan sudah terisi penuh.

Meski kondisi ini segera teratasi, namun rumah sakit di Jombang sangat membutuhkan ruangan tambahan untuk penanganan pasien dengan hasil diagnosis terpapar virus corona itu.

“Hari ini saja, ini saya juga selesai rapat, di UGD ada 26 orang (pasien) yang tidak bisa masuk. Kami sudah rapat darurat untuk penataan tempatnya, sudah ada jalan keluar. Nanti sore ada, malam penuh pagi ada, seperti itu,” ujarnya.

Ditambahkan, besok pihaknya akan akan berdiskusi dengan kepala dinas dan wakil bupati. “Karena terdapat kondisi seperti ini, maka harus dibuka rumah sakit darurat,” tandasnya.

Pudji Umbaran yang juga Direktur RSUD Jombang ini menuturkan, puluhan pasien tersebut masih membutuhkan dukungan diagnosa laboratorium.

Hanya saja, mereka wajib ditempatkan di ruang perawatan khusus karena berstatus suspek atau probable.

Sedangkan ruang isolasi pasien positif Covid-19 di RSUD Jombang telah terisi 100 persen.

“Mereka masih perlu dukungan diagnosa, laboratorium dan sebagainya,” terangnya.

Sementara, berdasarkan data yang dikutip dari Dinas Kesehatan Jombang, hingga pukul 13.00 WIB, secara kumulatif tercatat 1.840 kasus positif Covid-19.

Dari jumlah itu, hingga hari ini masih ada 104 orang yang dirawat dan 207 orang meninggal dunia.

Ingat Pesan Ibu

Iklan Cukai Lamongan

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...