FaktualNews.co

Belasan Warga Positif Covid-19, Desa Karangsono Tulungagung Lakukan Pembatasan

Peristiwa     Dibaca : 858 kali Penulis:
Belasan Warga Positif Covid-19, Desa Karangsono Tulungagung Lakukan Pembatasan
FaktualNews.co/Latif Syaipudin
Warga dan petugas berjaga di pintu masuk Desa Karangsono, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, Kamis (17/12/2020).

TULUNGAGUNG, FaktualNews.co – Pemerintah Desa (Pemdes) Karangsono, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung memberlakukan pembatasan di wilayahnya terhitung sejak 16 Desember 2020 hingga 1 Januari 2021 mendatang.

Langkah itu diambil menyusul adanya belasan warga desa tersebut yang terkonfirmasi positif terinfeksi virus Corona.

Pembatasan wilayah lokal itu ditandai dengan pemasangan dua portal di jalan protokol penghubung antar Desa di Kecamatan Ngunut. Sedangkan, untuk akses jalan kecil ke beberapa desa yang bersebelahan ditutup total, yakni akses antara Desa Karangsono dengan Desa Samir, Kacangan, dan Salakkembang.

Pemerintah Desa juga melarang adanya kegiatan jamaah pengajian, kegiatan hajatan, ataupun kegiatan lainnya yang mengundang masa.

Kepala Desa Karangsono, Ali Ma’ruf, mengatakan pembatasan yang dilaksanakan dengan pertimbangan untuk mencegah persebaran Covid-19. Pertimbangan tersebut juga telah dikonsultasikan dengan Muspika Kecamatan Ngunut.

“Ini jangan dibayangkan seperti yang terjadi di Desa Jabalsari Kecamatan Sumbergempol dulu, disini beda. Yaitu pembatasan dilaksanakan sebagai antisipasi dini biar semua pihak aman dan nyaman,” terang Ali Ma’ruf, Kamis (17/12/2020).

Meski dilakukan pembatasan, kegiatan ekonomi di desa tersebut tetap berjalan normal.

“Pasar masih buka, tapi pedagang yang datang menurun, pengunjung juga nenurun. Kita tidak menutup, tapi kita terapkan pengawasan terhadap kepatuhan protokol kesehatan,” imbuh Ali.

Sedangkan soal pemberian bantuan kepada warga yang terdampak, khususnya pada warga yang pernah atau sedang menjalani karantina dan perawatan, pihak Pemdes juga telah memberikan bantuan.

“Ada bantuan sembako, mie instan, dan lain-lain. Yang jelas kita tetap memberikan dorongan semangat,” pungkasnya.

Sonhaji salah satu warga setempat mengatakan, masyarakat bisa menerima kebjakan yang diambil oleh Pemdes. Dia meyakini, langkah itu tepat untuk mencegar persebaran virus Corona.

Dia mengatakan, warga juga menyatakan akan saling bergotong royong dalam mengatasi persoalan tersebut. Termasuk dengan memberikan bantuan pangan hingga dorongan semangat kepada warga yang terpapar.

“Kita tetap menerima dengan baik, tapi kita menjaga jarak. Sudah ada sosialisasi dari Pemdes soal ini, kita juga siap memberikan dukungan moril dan semangat,” terangnya.

Menurut Sonhaji, Pemdes juga sudah menyosialisasikan kebiasaan baru berupa 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak satu dengan yang lain.

Di Desa Karangsono tercatat 15 warga yang terkonfirmasi positif. Sebagian dinyatakan sembuh dan sebagian yang lain sedang menjalani karantina. Ada 5 orang di antaranya yang dinyatakan meninggal dunia karena terpapar Covid-19. Data tersebut terhitung sejak 1 Desember hingga 17 Desember 2020 ini.

Ingat Pesan Ibu

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh