FaktualNews.co

Berusaha Kabur, Kedua Kaki Jambret di Surabaya Ditembak

Kriminal     Dibaca : 276 kali Penulis:
Berusaha Kabur, Kedua Kaki Jambret di Surabaya Ditembak
FaktualNews.co/Risky Didik P/
Wakapolrestabes AKBP Hartoyo (tengah) didampingi Kasat Reskrim Kompol Oki Ahardian saat rilis pelaku jambret di Mapolrestabes Surabaya, Senin (21/12/2020).

SURABAYA, FaktualNews.co – Seorang pelaku jambret berinisial DI, ditembak kedua kakinya oleh Satreskrim Polrestabes Surabaya karena berusaha kabur saat akan ditangkap.

Wakapolrestabes Surabaya AKBP Hartoyo mengatakan, anggotanya terpaksa menembak kedua kaki pelaku karena dia hendak kabur saat ditangkap di rumahnya.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

“Tersangka ini yang melakukan jambret ibu-ibu pada dua hari lalu yang menyebabkan anak korban alami luka di bagian kepala,” jelasnya, Senin (21/12/2020).

Menurut Hartoyo, satu orang pelaku jambret masih melarikan diri dan masuk DPO.

“DI ini seorang residivis kasus yang sama, dimana ia baru keluar pada bulan Agustus lalu,” katanya.

Sejak keluar dari lapas tersangka sudah melakukan aksinya sebanyak tujuh kali. Di jalan Tidar, demak, kalianak, osowilangun.

Dalam aksinya mereka selalu mengincar ibu-ibu yang sedang mengendari motor. Sehingga dengan muda menarik tas korban.

“Tersangka ini ada dua orang, tapi satu berhasil kabur, untuk tersangka yang berhasil ditangkap ini residivis yang baru keluar dari lapas bulan Agustus lalu,” pungkas Hartoyo.

Tersangka akan dijerat Pasal 365 ayat (1) KUHP dan ancaman Hukuman paling lama 9 tahun.

Sementara itu DI tersangka jambret mengaku, sebelum melakukan aksinya dirinya mengkonsumsi miras terlebih dahulu bersama temannya yang saat ini masih dalam pengejaran polisi. Usai menenggak miras ia baru melakukan aksinya.

Dalam aksinya, DI berperan sebagai eksekutor sedangkan temannya bertugas sebagai joki.

Sementara itu hasil dari kejahatan dia mengaku untuk membeli kebutuhannya seperti baju maupun jaket.

“Sebelum menjambret saya minum dulu bareng sama teman saya itu, setelah itu baru jambret. Hasilnya untuk beli baju dan jaket,” kata DI dihadapan petugas.

Iklan Cukai Lamongan

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
S. Ipul

YUK BACA

Loading...