FaktualNews.co

Makam Yesus, Situs Penting Umat Kristiani Pascapemugaran

Religi     Dibaca : 454 kali Penulis:
Makam Yesus, Situs Penting Umat Kristiani Pascapemugaran
FaktualNews.co/Istimewa
Umat kristiani berziara di situs Makam Kudus, di Yerusalem.

SURABAYA, FaktualNews.co – Makam Suci di Yerusalem dipercaya sebagai saksi di mana Yesus disalib, wafat dan bangkit kembali. Renovasi besar-besaran kini selesai dilakukan.

Philipp Jedicke dan L. Schaefer di laman DW Indonesia menyebut di situs Makam Kudus itu, Yesus Kristus disalibkan, wafat, dimakamkan dan bangkit kembali.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Menurut bukti arkeologi, tulisnya, gereja pertama di situs itu diresmikan tahun 335. Setelah mengalami kehancuran pada abad ke-7, ke-11 dan abad ke-19, dilakukan perbaikan kembali.

Pada bulan Oktober 2016, lempengan-lembengan batu marmer di atas makam digeser selama 60 jam. Dengan demikian peneliti dapat mengkaji lempengan-lempengan tersebut yang selama ini diyakini melindungi kuburan dimana Yesus dimakamkan.

Kini lilin doa kembali dinyalakan di tempat ziarah itu. Momen bersejarah, inilah ketiga kalinya makam ini dibuka. Berikut ini ulasan selengkapnya.

Melepas bebat dan merenovasi

Kuburan Kudus – dilingkupi rotunda atau kubah yang berada dalam kapel makam. Pada tahun 1947, Kapel ini diperkuat dengan korset baja untuk melindunginya setelah gempa tahun 1927. Kelembaban gedung dan suhu panas akibat terlalu banyak lilin juga telah merusak bangunan kudus ini.

Siap bagi peziarah

Sepuluh bulan waktu yang dibutuhkan untuk pekerjaan restorasi kapel, jantung Makam Suci. Para pakar Yunani bekerja di bawah kondisi yang sulit, terutama pada malam hari, sehingga tidak mengganggu para wisatawan dan peziarah. Sekarang orang-orang bisa leluasa masuk ke Aedekula yang telah dipugar.

Berbagi kepemilikan

Makam Suci berbagi kepemilikan dengan berbagai aliran. Bagian terbesar dimiliki Ortodoks Yunani, Katolik dan Kristen Ortodoks Armenia. Berkali-kali terjadi sengketa pengakuan atas desain maupun penggunaan gereja. Oleh karena itu, pada tahun 1852 kerajaan Ottoman menetapkan gereja dalam status quo.

Kerja keras di ruang keramat

Para ahli Universitas Teknik Nasional Athena adalah yang pertama mengangkat langit-langit marmer makam Yesus. Pendahulunya juga arsitek Yunani Nikolaos Komnenos, ynag memperbaiki Gereja Makam Kudus tahun 1810.

Membangun kebersamaan

Sekarang bangunan paling suci Kristen itu kembali ke tangan umat beriman. Franciscan Custos Francesco Patton memuji kerjasama yang sangat baik aliran-aliran yang mengklaim Makam Kudus: “Di satu sisi, hubungan yang baik ini jauh lebih penting daripada restorasi bangunan – karena dengan terbangunnya rasa persaudaraan, itu sebuah langkah maju yang penting.”

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh
Sumber
DW Indonesia

YUK BACA

Loading...