Apa Itu Miracast dan Kegunaannya

FaktualNews.co – Terkadang kamu pasti akan memerlukan dukungan layar yang lebih besar saat sedang mengakses konten dari smartphone Android, seperti saat menonton film, memutar video, atau bermain game. Untungnya, berkat perkembangan teknologi di masa sekarang ini, kamu akhirnya bisa melakukan hal tersebut dengan menyambungkan smartphone Android milikmu ke perangkat TV dengan sangat mudah. Bahkan, ada banyak cara untuk melakukannya.

Selain bisa menggunakan kabel HDMI khusus untuk melakukannya, kamu pun dapat menghubungkan smartphone Android ke TV dengan menggunakan koneksi wireless seperti Wi-Fi, berkat adanya protokol semacam Miracast.

Sejarah Teknologi Miracast

Miracast merupakan sebuah standar untuk koneksi nirkabel yang diperkenalkan pada 2012 oleh Wi-Fi Alliance. Teknologi ini dapat digunakan untuk menghubungkan perangkat seperti laptop, tablet, atau smartphone, ke layar yang lebih besar seperti TV, monitor atau proyektor. Secara kasar, Miracast dapat digambarkan sebagai “HDMI melaui Wi-Fi” yang menggantikan kabel untuk menghubungkan perangkat ke layar yang lebih besar.

Wi-Fi Alliance meluncurkan program sertifikasi Miracast pada akhir 2012. Setelahnya, perangkat yang mendukung teknologi Miracast dan mempunyai sertifikasi terus meningkat sepanjang waktu. dapat Adaptor yang dapat dicolokkan ke port HDMI atau USB juga dihadirkan, memungkinkan perangkat tanpa dukungan Miracast bawaan dapat terhubung dengan teknologi Miracast. Pada tahun 2013, Nvidia mengumumkan dukungannya untuk teknologi Miracast.

Perlu kamu tahu, Miracast menggunakan standar Wi-Fi Direct peer-to-peer. Hal ini memungkinkan transfer data hingga video HD 1080P (codec H.264) dan suara surround 5.1 (AAC dan AC3 adalah codec opsional) dari perangkat ke layar yang lebih besar.

Sebagai informasi, Wi-Fi Alliance di tanggal 6 Maret 2017 mengumumkan bahwa teknologi Miracast sudah didukung oleh lebih dari 6700 perangkat bersertifikat. Setelah Nvidia, Freescale Semiconductor, Texas Instrument, Qualcomm, Marvell Technology Group, dan pabrikan lain juga mengumumkan dukungannya pada teknologi Miracast. Adapun, Actiontec Electronics juga mendukung teknologi Miracast dengan lini produk ScreenBeam-nya.

Perlu diketahui, kedua perangkat (pengirim dan penerima) harus bersertifikat Miracast agar teknologinya dapat berfungsi. Namun, untuk mengalirkan musik dan film ke perangkat non-sertifikasi, tersedia adaptor Miracast yang dihubungkan ke port HDMI atau USB.

Di tanggal 29 Oktober 2012, Google mengumumkan bahwa Android versi 4.2 + (versi terbaru Jelly Bean ke atas) mendukung teknologi Miracast dan secara default sudah terintegrasi. Pada tanggal 8 Januari 2013, LG Nexus 4 dan Sony Experia (Z, ZL, T, dan V) secara resmi mendukung fungsi teknologi Miracast.

Hal ini seperti yang dilakukan HTC One, Motorola Droid Maxx, Motorola Ultra, Samsung Galaxy S3, serta Samsung Galaxy Note 2 di bawah moniker AllShare Cast. Adapun, Samsung Galaxy S4 menggunakan Samsung Link untuk pelaksanaannya.

Pada bulan April 2013, Rockchip meluncurkan adaptor Miracast yang ditenagai oleh RK2928. Microsoft juga menambahkan dukungan untuk Miracast di Windows 8.1 (diumumkan pada Juni 2013) dan Windows 10. Fungsi ini pertama kali tersedia di Pratinjau Windows 8.1. Selain itu, tersedia pada juga perangkat keras dengan driver Miracast yang didukung dari perangkat keras (GPU) dari berbagai produsen.

WDTV Live Streaming Media Player menambahkan dukungan Teknologi Miracast dengan firmware versi 2.02.32. Amazon API TV Stick yang dirilis pada tanggal 19 November 2014 diketahui juga mendukung teknologi Miracast. Sedangkan Roku Streaming Stick dan Roku TV mulai menyediakan dukungan teknologi Miracast pada bulan Oktober 2014.

Adapun, teknologi Miracast ini dipromosikan untuk bekerja di berbagai perangkat, apa pun mereknya. Perangkat Miracast menegosiasikan pengaturan untuk setiap koneksi, yang menyederhanakan proses bagi pengguna. Secara khusus, ini menghilangkan kekhawatiran tentang format atau detail codec.

Miracast dapat disebut sebagai HDMI versi nirkabel yang bekerja secara efektif menyalin segala sesuatu dari perangkat ke layar lainnya menggunakan coded H.264 dan lapisan manajemen hak digital (DRM) miliknya yang meniru sistem HDMI. Wi-Fi Alliance menyebutkan bahwa Miracast juga dapat digunakan oleh dekoder yang ingin menghubungkan konten di smartphone ke TV maupun tablet.

Sebagai informasi, Miracast dapat melakukan streaming video dalam kualitas resolusi 1080p, media dengan DRM seperti DVD, serta streaming kontent premium yang dilindungi. Hal ini memungkinkan perangkat yang dihubungkan dengan Miracast untuk melakukan streaming film fitur dan materi yang dilindungi hak cipta lainnya.

Resolusi Tampilan

  • 27 format Asosiasi Elektronik Konsumen (CEA), dari 640 x 480 hingga 4096 x 2160 piksel, dan dari 24 hingga 60 bingkai per detik (fps)
  • 34 format Video Electronics Standards Association (VESA), dari 800 x 600 hingga 2560 x 1600 piksel, dan dari 30 hingga 60 fps
  • 12 format genggam, dari 640 x 360 hingga 960 x 540 piksel, dan dari 30 hingga 60 fps
  • Wajib: 1280 x 720p30 (HD)
  • Opsional: 3840 x 2160p60 (4K Ultra HD) [32]

Video

  • Wajib: ITU-T H.264 (Advanced Video Coding [AVC]) untuk video HD dan Ultra HD; mendukung beberapa profil dalam mode transcoding dan non-transcoding, termasuk Constrained Baseline Profile (CBP), pada level mulai dari 3.1 hingga 5.2

 

  • Opsional: ITU-T H.265 (High-Efficiency Video Coding [HEVC]) untuk video HD dan Ultra HD; mendukung beberapa profil dalam mode transcoding dan non-transcoding, termasuk Profil Utama, Utama 444, SCC-8 bit 444, Utama 444 10, pada level mulai dari 3.1 hingga 5.1

Audio

  • Codec audio yang diamanatkan: Linear Pulse-Code Modulation (LPCM) 16 bit, pengambilan sampel 48 kHz, 2 saluran
  • Codec audio opsional, termasuk:
  • Mode LPCM 16 bit, sampling 44,1 kHz, 2 saluran
  • Mode Advanced Audio Coding (AAC)
  • Dolby Advanced Codec 3 (AC3) mode
  • E-AC-3
  • Mode Dolby TrueHD, Dolby MAT
  • Mode DTS-HD
  • MPEG-4 AAC dan MPEG-H 3D Audio mode
  • AAC-ELDv2

Penggunaan Miracast

Penggunaan teknologi Miracast saat ini bisa digunakan pada berbagai perangkat, seperti Smart TV ,Laptop, maupun perangkat Android. Teknologi Miracast juga dapat diaplikasikan pada sistem operasi Windows dan Android.

  1. Smart TV

Rata-rata smart TV sudah memiliki teknologi Miracast. Pasalnya, smart TV sekarang sering digunakan sebagai layar cerminan / layar ke dua / layar penerima. Sedangkan layar pertama / layar pemancar nya bisa berasal dari laptop, smartphone, tablet atau perangkat lain yang memiliki layar lebih kecil dan memiliki teknologi Miracast. Fitur Miracast pada Smart TV biasanya tertulis dengan jelas sehingga kita tidak susah mencarinya.

  1. Android

Perangkat Android 4.2 ke atas diketahui sudah mendukung teknologi Miracast, namun namanya berbeda-beda tergantung produsen, misalnya Play To/ Wireless Display/ Wireless Mirroring /Cast Screen/Screen Casting. Kamu bisa mencarinya di menu settings, di bagian wireless & network, atau di bagian display.

  1. Windows

Pada Windows 8.1 ke atas, fitur Miracast sudah bisa digunakan, namun ini tetap tergantung perangkat komputernya. Misalkan kamu membeli laptop dengan sistem operasi Windows 8.1 bisa dipastikan laptopnya sudah Miracast compatible. Namun jika kamu menggunakan Windows 8.1 upgrade dari Windows sebelumnya, kemungkinan laptopnya belum mendukung Miracast.

Adapun, Intel juga mendukung Miracast dengan teknologi Intel® WiDi (Wireless Display). Komputer atau laptop yang terdapat logo Intel® WiDi bisa menggunakan fitur Miracast. Jika saat ini kamu ingin membeli laptop baru, pastikan logo Intel® WiDi ada pada laptop tersebut.

Perbedaan Miracast dengan Wi-Fi, DLNA, Wi-Fi Direct, Airplay, dan Chromecast

  1. Perbedaan Miracast dengan Wi-Fi
  • Wi-Fi menggunakan gelombang radio untuk koneksi ke internet atau perangkat lain melalui perantara berupa akses point atau wireless router.
  • Miracast pun menggunakan teknologi yang sama, namun tidak membutuhkan perantara untuk terkoneksi dengan perangkat lain.
  1. Perbedaan Miracast dengan DNLA
  • DLNA adalah wujud lain dari penerapan teknologi W-Fi. Sama seperti Wi-Fi tetap membutuhkan akses point untuk terkoneksi dengan perangkat lain. Namun DLNA tidak membutuhkan internet. Hanya perlu menggunakan akses point-nya saja. Tujuannya sekedar berbagi konten media saja, berupa audio-video-foto saja dengan perangkat lain dalam jaringan DLNA.
  • Miracast tidak membutuhkan akses point. Miracast dapat terkoneksi langsung dengan perangkat lain tanpa membutuhkan perantara seperti akses point. Miracast juga tidak berbagi media, tapi berbagi layar.
  1. Perbedaan Miracast dengan Wi-Fi Direct
  • WiFi Direct tetap menggunakan teknologi WiFi namun tidak membutuhkan perantara seperti akses point untuk terhubung dengan perangkat lain. Penggunaanya sangat luas termasuk pertukaran data secara langsung seperti halnya Bluetooth. Dengan kata lain, dapat saling bertukar data. Komunikasi dua arah.
  • Miracast menggunakan teknologi WiFi Direct, sehingga dapat berkomunikasi dengan perangkat yang lain secara langsung tanpa kabel. Namun Miracast hanya digunakan untuk mencerminkan isi layar dari perangkat yang satu ke dalam layar perangkat pasangannya. (Komunikasi satu arah). Persis sebuah Proyektor yang memproyeksikan layar laptop (misalnya) ke layar yang lebih besar.
  1. Perbedaan Miracast dengan AirPlay

AirPlay merupakan bentuk lain dari Miracast yang hanya dikhususkan pada produk-produk Apple saja dan berbasis Mac OS.

  1. Perbedaan Miracast dengan Chromecast

Chromecast merupakan sebuah alat khusus dari Google yang digunakan untuk koneksi Internet atau streaming multimedia. Sepintas memang hasilnya mirip seperti Miracast, namun tidak untuk digunakan screen mirroring. Chromecast lebih difokuskan pada streaming multimedia dan akses internet.

Alat ini lebih berguna jika kamu tidak memiliki Smart TV namun ingin berfungsi seperti smart TV. Cukup pasangkan ke HDTV lama milikmu di port HDMI. Kemudian Install aplikasi Chromecast dari Play store di perangkat smartphone, maka kamu sudah bisa menggunakan HDTV milikmu seperti smart TV. Smartphone juga dapat berfungsi seperti remote control bagi Chromecast.

Contoh Penggunaan Teknologi Miracast

  • Memutar film atau video Youtube dari smartphone/tablet Android milikmu dan menampilkan kembali ke layar lebih besar seperti Smart TV. Hingga saat ini, kualitas resolusi video yang didukung teknologi Miracast adalah Full HD/1080P.
  • Memainkan berbagai game Android di Smart TV dan menggunakan smartphone sebagai game controller-nya. Teknologi Miracast ini berguna jika kamu ingin memainkan game di layar lebih besar dan mengontrol game tetap dengan smartphone milikmu.
  • Menyajikan presentasi. Dengan teknologi Miracast, kamu bisa melakukan presentasi dari tablet/smartphone Android yang terhubung dengan perangkat lain seperti Smart TV untuk ditampilkan secara nirkabel.

Itulah beberapa pembahasan seputar teknologi Miracast. Well, semoga informasi ini bermanfaat ya!