Kesehatan

Kabupaten Lamongan Bakal Terima 5.060 Vaksin Covid-19

LAMONGAN, FaktualNews.co-Kabupaten Lamongan bakal menerima 5.060 vaksin yang nanti diprioritaskan kepada tenaga medis, TNI, Polri, petugas pelayanan publik, Satpol PP dan lansia yang berusia di atas 60 tahun.

“Kami menerima saja berapa jumlah kebutuhan vaksin di Lamongan. Apalagi per 5 Januari dari Pemprov dan Satgas Covid-19 Kabupaten Lamongan sudah mengkalkulasi masuk zona merah,” kata Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Kabupaten Lamongan, Arif Bachtiar, Rabu (6/1/2021).

Berdasarkan data yang dirilis Dinas Kesehatan (Dinkes) Lamongan per 5 Januari 2021, total jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 di Lamongan mencapai 1.830 dengan pasien sembuh 1.590 orang, pasien meninggal 117 orang dan 123 orang berstatus aktif terpapar Covid-19.

Dipastikan Lamongan berstatus zona merah atau daerah dengan risiko tinggi penyebaran virus Corona.

Peningkatan status Lamongan tersebut tak lepas dari terus terjadinya kasus baru penularan Covid-19 dalam beberapa hari terakhir, tepatnya ketika libur akhir tahun kemarin yang memperlihatkan bahwa setiap hari selalu terdapat kasus baru, dengan jumlah yang beragam.

Mulai dari 10 bahkan sempat terjadi penambahan 40 kasus baru dalam sehari, di akhir Desember 2020 kemarin.

“Lonjakan penyebaran Covid di Lamongan terjadi linier dengan masa libur. Tapi tidak bisa memastikan hanya faktor tersebut. Karena juga ada peningkatan aktifitas perekonomian masyarakat,” ujar Arif.

Arif menambahkan, status Lamongan menjadi zona merah Pemkab telah menyiapkan sejumlah langkah, diantaranya adalah 3T (Testing, Tracing dan Treatment).

“Kami terus melakukan sosialisasi 3M dibarengi penegakan disiplin melalui operasi yustisi gabungan, melindungi komorbid dari kemungkinan terpapar Covid-19,” terangnya.

Hingga kini Pemkab Lamongan menunggu kapan vaksin Covid-19 tersebut tiba. Dan sudah mempersiapkan sudah dilakukan, seperti gudang penyimpanan vaksin dan alat pendistribusian vaksin ke sejumlah puskesmas di Lamongan.

“Paling penting kita yang terjangkit Covid-19 bisa sembuh dan kita minta masyarakat yang mempunyai keluhan penyakit agar jangan lupa memeriksakan diri ke puskesmas terdekat,” harapnya.

Demi antisipasi lonjakan pasien rawat inap, Pemkab persiapkan rawat inap alternatif yakni Gedung Korpri Lamongan yang terletak di sebelah timur RS Covid dr Soegiri Lamongan. “Tetap waspada dan bersama sama kita putus mata rantai penyebaran Covid-19,” pungkas Arif.