FaktualNews.co

Bantaran Sungai di Jember Ambrol 20 Meter, Warga Gumukmas Khawatir Banjir Besar

Peristiwa     Dibaca : 261 kali Penulis:
Bantaran Sungai di Jember Ambrol 20 Meter, Warga Gumukmas Khawatir Banjir Besar
FaktualNews.co/hatta
Kondisi bantaran Sungai Santer yang ambrol sepanjang kurang lebih 20 meter.

JEMBER, FaktualNews.co-Warga Dusun Panggul Melati, Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas digelisahkan dengan ambrolnya bantaran Sungai Santer di Jember sepanjang sekitar 20 meter. Mereka khawatir bantaran sungai itu ambrol, dan kemudian terjadi banjir besar yang akan berdampak ke permukiman penduduk.

Ambrolnya bantaran sungai itu diduga akibat debit air yang terus bertambah dan curah hujan yang cukup tinggi di kawasan Kecamatan Kencong dan Gumukmas.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

“Apalagi jika ambrolnya itu sampai mendekat ke tangkis utama, bisa banjir besar. Karena penahannya tidak ada dan jebol. Hujan ini terus terjadi dan debit air di Sungai Santer ini cukup besar,” kata Edi Suwarno, warga setempat, Senin (11/1/2021) sore.

Bantaran Sungai Santer itu ambrol sekitar pukul 15.20 WIB. Kala itu, curah hujan cukup tinggi dan debit air meningkat.

“Kami berharap luapan air itu tidak semakin meninggi. Karena bisa terjadi banjir besar dan terus mengikis bantaran sungai. Kami berharap ada solusi. Dugaan kami dasar sungai ini terlalu dangkal, serta banyaknya sampah. Juga tangkis ini kurang diperkuat,” jelasnya.

Kepala Sumber Daya Air Wilayah Kencong Heri Prasetya mengaku masih akan mengecek kondisi bantaran sungai yang ambrol itu.

“Sementara kami cek, dan kami juga masih menunggu laporan juru air. Info sementara yang kami terima, benar memang terjadi longsor bantaran,” kata Heri.

Terkait ambrolnya bantaran sungai sepanjang kurang lebih 20 meter itu, kata Heri, sudah dilaporkan ke pimpinannya.

“Kami sudah menyampaikan laporan ke dinas kabupaten dan provinsi. Langkah selanjutnya, saat ini kami akan pastikan debit air di piscal bendungan Pondok Waluh Kencong. Jika piscal 3 meter lebih, itu berbahaya untuk warga kawasan sekitar sungai. Tapi jika masih di bawahnya, Insya Allah masih aman,” ujarnya.

Hingga berita ini ditulis, kondisi curah hujan di kawasan Kecamatan Kencong dan Gumukmas masih cukup tinggi. Hujan deras masih terjadi dan sudah berlangsung hampir 3 jam lebih. Dari sekitar pukul 14.00 WIB.

Iklan Cukai Lamongan

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...