FaktualNews.co

Beda dengan Polisi, Hari Pertama PPKM Satpol PP Surabaya Langsung Denda Pelanggar Prokes

Peristiwa     Dibaca : 276 kali Penulis:
Beda dengan Polisi, Hari Pertama PPKM Satpol PP Surabaya Langsung Denda Pelanggar Prokes
FaktualNews.co/Mokhamad Dofir
Petugas Satpol PP Kota Surabaya memberikan sanksi kepada pelanggar Prokes di hari pertama PPKM.

SURABAYA, FaktualNews.co – Aparat kepolisian dan Satpol PP Surabaya memiliki cara berbeda dalam menyikapi para pelanggar protokol kesehatan (prokes). Pasca diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Surabaya.

Jika pihak kepolisian memberikan toleransi pada hari pertama hingga ketiga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), beda halnya dengan Satpol PP Kota surabaya. Petugas penegak perda ini justru langsung menerapkan sanksi kepada para pelanggar prokes.

Sejak PPKM digelar pukul 06.30 WIB, pagi tadi, Satpol PP sudah menjatuhkan sanksi kepada sedikitnya delapan pelanggar prokes. Petugas menyita kartu identitas (KTP) pengendara dan memberikan denda Rp150 ribu kepada para pelanggar.

Denda tersebut harus ditransfer ke kas daerah. Sebab petugas tak menerima pembayaran langsung di lokasi. Pelanggar yang disita KTP-nya diberikan waktu tertentu. Jika dalam waktu yang ditentukan masih belum memproses, maka kartu identitas itu dapat diblokir Dispendukcapil Pemkot Surabaya.

“Didenda karena tidak mengenakan masker, ke depannya tolong pakai masker,” ucap salah seorang petugas Satpol PP kepada pelanggar Prokes di Bundaran Waru, Surabaya.

Di kesempatan yang sama, seorang pengendara mengaku setuju dengan sanksi yang dijatuhkan kepada pengendara pelanggar Prokes. Menurutnya, hal itu demi menekan penyebaran Covid-19 yang kasusnya makin meningkat di Kota Pahlawan.

“Bagus, harusnya didenda. Kalau sosialisasi saya rasa sudah cukup lama sih,” kata Adi (26), warga Kenjeran, Surabaya.

Dikatakan Adi, pemberian sanksi juga sebaiknya tidak hanya dijatuhkan pada pelanggar prokes, ketika PPKM digelar selama 14 hari. Melainkan hingga wabah Covid-19 benar-benar hilang.

“Denda saja pelanggar Prokes, sampai Covid-19 ini nggak ada,” tutupnya.

Sebelumnya, KBO Satlantas Polrestabes Surabaya, AKP Mochamad Suud mengatakan, di hari-hari itu petugas jaga hanya memberi imbauan dan sosialisasi kepada pengendara bahwa di Surabaya telah diberlakukan PPKM selama 14 hari kedepan.
“Tanggal 11 (Januari 2021) ini kita action. Action dalam arti mengimbau dan memberitahukan pada masyarakat Surabaya sudah melakukan penerapan PPKM,” ujar Mochamad Suud disela tugasnya, Senin (11/1/2021).
Baru di hari berikutnya kata dia, petugas gabungan akan menjatuhkan sanksi bila mendapati masyarakat melanggar Prokes saat berkendara. Termasuk bagi kendaraan berplat luar Kota Surabaya, pihaknya tidak segan-segan memintanya kembali ke asal daerah.
“Kalau tidak penting ya dikembalikan,” tandasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Z Arivin

YUK BACA

Loading...