FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Puluhan Warga Pamekasan Demo Soal BPNT Bermasalah, Ketua Tikor Enggan Menemui

Peristiwa     Dibaca : 375 kali Penulis:
Puluhan Warga Pamekasan Demo Soal BPNT Bermasalah, Ketua Tikor Enggan Menemui
FaktualNews.co/mulyadi
Demo penyaluran BPNT atau E-Warung di depan kantor Pemkab Pamekasan

PAMEKASAN, FaktualNews.co-Puluhan warga berdemonstrasi di depan kantor Pemkab Pamekasan memprotes dugaan amburadulnya penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau agen warung yang bermasalah, Selasa (12/01/20201).

Namun kedatangan Ketua Tim Koordinasi (Tikor) BPNT Kabupaten Pamekasan Totok Hartono tidak menemui massa demonstrasi.

Koordinator aksi, Basri, menyesalkan sikap Ketua Tikor BPNT yang tidak menemui massa aksi.

Sebab, ia menyebut, tikorlah yang paling paham dan mempunyai kebijakan tertinggi terkait tindaklanjut agen E-warung yang bermasalah di Kabupaten Pamekasan, terutama di Kecamatan Kadur.

Dengan ketidakhadiran ketua tikor, maka pengunjukrasa tidak bisa melakukan dialog secara langsung.

“Tolong keluar ketua tikor, jangan sembunyi apalagi lempar tanggungjawab. Ini semua wewenang dan tanggungjawab ketua tikor untuk menyelesaikan,” teriak Basri saat orasi.

Dikatakannya, kedatangan massa aksi untuk menindaklanjuti terkait rekomendasi dari DPRD Pamekasan soal agen E-Warung yang tidak memenuhi syarat sesuai dengan Pedoman Umum (Pedum) penyaluran BNPT.

Rekomendasi tersebut, meminta Tikor Pamekasan meniadakan pemaketan bantuan karena tidak sesuai atau melanggar pedoman umum (pedum)

“Kami menindaklanjuti sejumlah agen yang dianggap bermasalah dan meminta tim koordinasi untuk diverifikasi ulang,” ujarnya.

Selain itu, pendemo meminta agar Tikor mundur dari jabatannya, sebab, ia menilai tidak bisa menyelesaikan masalah yang sudah berlarut-larut sekitar 5 bulan yang lalu.

“Minta untuk ketua Tikor yang dalam hal sekdakab untuk mundur karena sudah tidak mampu menyelesaikan masalah,” lanjutnya.

Massa aksi ditemui Suyitno Kabid Penanggulangan Kemiskinan Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan atas perintah dari ketua tikor Totok Hartono. Sebab, ketua tikor ada kegiatan diluar.

“Kami disuruh menyampaikan hasil investigasi di Kadur tentang agen e-warung,” katanya.

Hasilnya, tikor kabupaten sudah memberhentikan agen yang sudah melanggar. Hal itu mengacu pada beberapa ketentuan yang sudah ada. “Kami sudah memberhentikan agen yang sudah bermasalah,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono