Peristiwa

Liang Lahat Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ182 Asal Surabaya Telah Disiapkan

SURABAYA, FaktualNews.co – Liang kubur untuk almarhum Fadly Satrianto, korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 asal Kota Surabaya telah disiapkan sejak Kamis (14/1/2021) kemarin.

Makam itu terletak di Blok AA, Tempat Pemakaman Umum (TPU) Keputih, Kecamatan Sukolilo. Milik Pemerintah Kota Surabaya.

Kepala UPTD Pemakaman DKRTH Pemkot Surabaya Aswin (36) mengatakan, penentuan lokasi liang kubur untuk jenazah Almarhum Fadly Satrianto berdasar urutan pemakaman.

“Itu dari kita, tetapi sudah kami sampaikan kepada pihak keluarga bahwa lokasinya disini,” ujar Aswin ketika ditemui di lokasi pemakaman, Jumat (15/1/2021).

Ia menyampaikan, penggalian liang telah dilakukan sejak kemarin setelah pihaknya mendapat informasi dari BPB Linmas Pemkot Surabaya bahwa jenazah Fadly Satrianto akan dimakamkan di TPU Keputih.

Usai menerima informasi itu, dirinya lalu menugaskan empat orang penggali kubur untuk menyiapkan liang lahat.

“Seperti biasa, penggalian dilakukan tiga sampai empat orang,” lanjutnya.

Sementara itu, salah seorang petugas BPB Linmas Pemkot Surabaya, Qafidz (23) saat berada di lokasi pemakaman juga menambahkan, ia bersama rekannya datang untuk memeriksa kesiapan liang kubur bagi jenazah Fadly Satrianto.

“Saya diperintah kantor untuk mengecek kesiapan pemakaman. Dan ternyata sudah ready,” katanya.

Berdasar informasi yang ia terima, jenazah ekstra kru Sriwijaya Air SJ182 tersebut akan dimakamkan usai Sholat Jumat, sekitar pukul 14.30 WIB, siang nanti.

“Jam 14.30 WIB, jenazah akan dibawa ke TPU Keputih,” pungkasnya.

Pantauan di lapangan, liang kubur jenazah Fadly Satrianto berdampingan dengan Almarhum Suyono, yang berada di komplek makam Islam Blok AA TPU Keputih, Sukolilo – Kota Surabaya. Galian tersebut berukuran 0,8 × 2 meter dengan sebuah selang diesel penguras air yang masih terjuntai kebawah liang.

Ada dua batang bambu diletakkan melintang diatas galian. Selain itu, petugas makam juga memasang tiga tenda. Serta menyiapkan berkarung-karung tanah urukan.