FaktualNews.co

Satu Keluarga di Blitar Ditemukan Tewas, Ada Bekas Cekikan dan Diduga Minum Racun

Peristiwa     Dibaca : 121 kali Penulis:
Satu Keluarga di Blitar Ditemukan Tewas, Ada Bekas Cekikan dan Diduga Minum Racun
FaktualNews.co/Dwi Haryadi/
Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela (dua kanan) usai olah TKP lokasi bunuh diri satu keluarga, Jumat (29/1/2021).

BLITAR, FaktualNews.co – Tiga orang satu keluarga di dusun/desa Sumberjo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar tewas bunuh diri, Jumat (29/1/2021).

Dari hasil penyelidikan polisi di lokasi kejadian, Suyani (50) ayah korban diduga sebelum gantung diri ia menghabisi kedua anaknya bernama Samuel (9) serta Nada(22) terlebih dahulu.

Ketiga korban tersebut langsung dievakuasi ke rumah sakit Mardi Waloyo Kota Blitar untuk di lakukan otopsi.

Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, bahwa hasil olah TKP kedua anak Suyani, ditemukan ada luka lebam dibagian leher dan mengeluarkan busa diduga usai meminum racun.

“Anak perempuan (Nada) ada luka di bagian leher, sedangkan anak laki-laki mengeluarkan busa dari mulutnya,” jelasnya, Jumat (29/1/2021).

Menurut Leonard, luka lebam di bagian leher anak perempuan Suyani diduga bekas cekikan. Sedangkan Samuel, diduga usai meminum racun.

“Kami masih memintai keterangan saksi saksi, kami belum bisa simpulkan penyebab kepastian ketiga korban meningal dunia,” pungkasnya.

Sebelumnya satu keluarga di dusun/desa Sumberjo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar ditemukan tewas bunuh diri, Jumat (29/1/2021).

Menurut Kepala dusun Sumberjo Subiantoro, ada tiga orang yang ditemukan meninggal dunia yakni Suyani (50) dan kedua anaknya Samuel (9) serta Nada(22).

“Awalnya karena curiga dengan kondisi di dalam rumah korban dan dilihat dan ternyata Samuel dan Nada ditemukan meninggal di dalam kamar. Sedangkan Suyani gantung diri,” jelasnya kepada FaktualNews.co (kelompok Faktual Media), Jumat (29/1/2021).

Subiantoro mengatakan belum mengatahui secara pasti penyebab Suyani dan kedua anaknya bunuh diri.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
S. Ipul

YUK BACA

Loading...