FaktualNews.co

Pantai Dubibir Situbondo, Tawarkan Wisata Hutan Mangrove 30 Ha dan Hamparan Pasir  

Wisata     Dibaca : 276 kali Penulis:
Pantai Dubibir Situbondo, Tawarkan Wisata Hutan Mangrove 30 Ha dan Hamparan Pasir  
FaktualNews.co/fatur
Seorang pengunjung saat berwisata di Pantai Dubibir

SITUBONDO, FaktualNews.co-Memiliki panjang pantai 150 kilometer.  Bahkan merupakan pantai terpanjang di Jawa Timur,  sejumlah pantai di Kabupaten Situbondo,  memiliki daya tarik tersendiri untuk dijadikan destinasi wisata alam.

Seperti destinasi wisata pantai  Dubibir di Dusun Pesisir, Desa Ketah, Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Wisata alam yang berjarak sekitar dua kilometer dari Jalur Pantura Situbondo ini, menawarkan panorama alam hutan mangrove seluas 30 hektar dan hamparan pasir pantai sepanjang 1 kilometer.

Bahkan, sejak dilaunching pada 2018 lalu oleh kelompok sadar wisata (Pokdarwis) setempat, pantai wisata Dubibir di  Dusun Pesisir, Desa Ketah ini, diketahui  sudah menjadi tempat wisata favorit para wisatawan, untuk berlbur bersama keluarganya.

Pasalnya, para wisatawan Pantai Dubibir, mereka tidak hanya dimanja dengan sejumlah spot foto di sepanjang  jogging track di tengah hutan mangrove menuju pantai, dengan panjang 200 meter  jogging track, namun para wisatawan juga dapat menikmati indahnya hamparan pasir sepanjang 1 kilometer, yang dihiasi dengan puluhan tanaman cemara udang.

Rina (43), salah seorang wisatawan asal Desa Wringinanom, Kecamatan Panarukan, Situbondo mengatakan,  dalam hari libur ditengah pandemi Covid-19, dirinya bersama keluarga memilih berlibur  ke Pantai Wisata Dubibir, selain karena panorama alam hutan mangrove yang menakjubkan, namun hamparan pantai berpasir di pantai Dubibir juga sangat eksotis.

“Wisata pantai Dubibir yang berlokasi tepat di bibir pantai  Dusun Pesisir ini, menyuguhkan suasana pedesaan yang masih asri lengkap dengan keteduhan pantai  yang memanjakan para wisatawan, sehingga pantai Dubibir sangat cocok untuk dijadikan tempat berlibur bersama keluarga,”kata Rina (7/2/2021).

Menurutnya, karena ditengah hutan mangrove seluas 30 hektar ada jogging track sepanjang 200 meter menuju pantai, sehingga para wisatawan dapat menyusuri hutan mangrove.”Bahkan, para wisatawan dapat berfoto atau  mengabadikan momen berwisata disejumlah spot foto di tengah hutan mangrove pantai Dubibir, Desa Ketah, Kecamatan Suboh, Jawa Timur,”bebernya.

Sementara itu, Ahmad Afandi Dahlan selaku ketua Pordawis Pantai Wisata Dubibir mengatakan, dirinya bersama warga merintis wisata pantai dubibir sejak tahun 2016 lalu, namun pantai wisata Pordawis ini baru dilaunching pada tahun 2018 lalu.

“Sedangkan nama pantai  Dubibir itu sendiri diambil dari adanya pertemuan dua bibir pantai yang ada di Dusun Pesisir, Desa Ketah, sehingga anggota Pordawis sepakat memberi nama pantai wisata Dubibir,”kata Ahmad Afandi Dahlan.

Pria yang akrab dipanggil Alan menambahkan, selain memanjakan para wisatawan untuk menyusuri hutan bakau atau mangrove seluas 30 hektar menuju pantai hamparan pasir yang cukup luas, namun di  pantai wisata Dubibir dirinya memanjakan para wisatawan, dengan kearifan lokal, yakni suasana pedesaan yang asri, dengan budaya gotong royong yang masih terpelihara di Dusun Pesisir, Desa Ketah.

“Namun, di tengah pandemi Covid-19, kami menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat, terhadap para wisatawan yang berkunjung ke pantai Dubibir,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...