FaktualNews.co

Cuaca Ekstrem, Nelayan Tradisional di Banyuwangi Minim Tangkapan Ikan

Ekonomi     Dibaca : 426 kali Penulis:
Cuaca Ekstrem, Nelayan Tradisional di Banyuwangi Minim Tangkapan Ikan
FaktualNews.co/konik
Perahu nelayan terparkir di pesisir

BANYUWANGI FaktualNews.co-Akibat cuaca ekstrem dan angin kencang, nelayan tradisional Kelurahan Mandar Banyuwangi mengeluh tak mendapatkan tangkapan ikan setelah melaut. Karena nihil tangkapan, banyak nelayan memilih pulang lebih awal dan menyandarkan perahunya.

“Dengan cuaca seperti ini, selain hujan anginnya juga kencang, sangat berpengaruh terhadap tangkapan. Nelayan sini menamai angin barat daya. Saya mengecek di kawasan plengsengan atau di kawasan pesisir sekian banyak nelayan bilang tidak ada satupun yang dapat ikan,” kata lurah Mandar, Dwi Sasongko, Selasa  (9/2/2021)

Dwi mengungkapkan, dalam keadaan seperti ini tentu berdampak buruk bagi perekonomian nelayan. Terlebih masyarakat nelayan Mandar sangat bergantung kepada laut dan tidak memiliki pekerjaan sampingan selain mencari ikan.

Di tengah cuaca ekstrem, masyarakat nelayan memanfaatkan waktu yang ada untuk melakukan perawatan kapal.

“Nelayan memanfaatkan untuk bersih-bersih perahu, cek mesin dan lain sebagainya,” pungkasnya.

Terpisah, Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas III Banyuwangi, Freddy Dwi Kurniawan menginformasikan saat ini merupakan puncak musim penghujan. Sudah terjadi sejak Januari dan berlangsung hingga Februari.

Untuk gelombang laut di wilayah selatan Jawa Timur, kata dia, akhir-akhir ini cukup tinggi. Pantauan BMKG gelombang mencapai 3 sampai 5 meter.

“Kami mengimbau kepada nelayan dalam melakukan aktivitas agar berhati-hati, karena memang gelombangnya cukup tinggi,” ucapnya.

Dia menyebut, untuk hari ini gelombang di perairan selatan Jawa Timur diprediksi sudah turun sekitar 3,5 meter. “Untuk 10 Februari sudah sekitar 2,5 meter. Jadi sudah normal,” tutupnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono