FaktualNews.co

Golkar Jatim Ajak Warga Surabaya Patuhi Prokes, lewat Tulisan Menggelitik

Peristiwa     Dibaca : 60 kali Penulis:
Golkar Jatim Ajak Warga Surabaya Patuhi Prokes, lewat Tulisan Menggelitik
FaktualNews.co/risky prama
'Jauhi Kerumunan, Dekati Calon Mertua' salah satu bunyi iklan kampanye yang djpasang DPD Golkar Surabaya dalan upaya mengajak masyarakat tetap mematuhi prokes.

SURABAYA, FaktualNews.co – Berbagai upaya dan cara dilakukan untuk mengajak masyarakat agar tertib dalam melaksanakan Protokol Kesehatan (Prokes).

Seperti ini ajakan tertib prokes oleh Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Golkar Jatim yang melakukan kampanye prokes dengan materi-materi yang unik dan menggelitik, yang dipasang di videotron.

Langkah itu dilakukan agar masyarakat tak terbebani dengan ketakutan dan kekhawatiran akan penerapan protokol kesehatan dimanapun berada.

Materi kampanye prokes yang dipasang mengajak masyarakat untuk tetap menghadapi pandemi Covid-19 dengan tenang. “Jauhi Kerumunan, Dekati Calon Mertua” salah satu bunyi iklan kampanye yang djpasang DPD Golkar Surabaya dalan upaya mengajak masyarakat tetap mematuhi prokes.

Ketua DPD Golkar Surabaya, Arif Fathoni mengatakan, langkah tersebut sengaja diambil karena selama ini warga dibuat takut dengan penerapan PSBB, PPKM dan prokes yang menyertainya.

“Saya kira sudah saatnya pemerintah mengubah pola kampanye prokes dengan cara-cara yang lebih humanis agar lebih bisa dipahami masyarakat,” katanya, Senin (15/2/2021).

Dengan cara semacam itu, lanjut Toni, maka masyarakat tidak akan merasa terbebani ketika mengikuti anjuran pemerintah.

“Kasihan, beban masyarakat sudah cukup berat akibat wabah, janganlah dibuat takut lagi,” ujarnya.

Toni yang juga Anggota Komisi A DPRD Surabaya ini berharap, pemerintah segera bisa mengatasi peresebaran penularan virus corona. Apalagi saat ini, kata dia, sudah ada vaksin yang siap didistribusikan.

“Pandemi ini menurut sejumlah pakar akan berlangsung lama, untuk itu cara cara penanaganan maupun kampanye pelaksanaan prokes untuk mencegah penularan juga harus dilakukan dengan cara arif dan bijak, jangan selalu bikin takut,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...