FaktualNews.co

Satu Korban Longsor Ngetos Nganjuk Meninggal Dunia di Rumah Sakit

Peristiwa     Dibaca : 369 kali Penulis:
Satu Korban Longsor Ngetos Nganjuk Meninggal Dunia di Rumah Sakit
FaktualNews.co/Istimewa
Warga dan petugas saat mengevakuasi salah satu korban yang baru ditemukan. (dok)

NGAJUK, FaktualNews.co – Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat memastikan bahwa sudah ada 5 korban longsor Dusun Selopuro, Desa/Kecamatan Ngetos yang ditemukan. Tiga di antaranya dinyatakan meninggal dunia, sedangkan dua orang luka-luka.

Sebelumnya sudah ada dua orang korban yang ditemukan dalam keadaaan meninggal dunia. Yaitu Sri Utama dan Khasanah. Sedangkan yang baru yaitu Fatim meninggal dunia di RSUD Nganjuk. Sehingga total yang korban meninggal dunia ada tiga orang.

Menurut Bupati Novi, warga terdampak total ada 54 KK (Kepala Keluarga) dengan jumlah 182 orang. Kemudian, 18 orang diantaranya mengalami luka ringan.

Sedangkan 21 orang dinyatakan hilang. Dalam perkembangannya, ada 5 orang yang ditemukan. Dua orang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, sedangkan tiga orang ditemukan selmat dengan kondisi luka berat.

Selanjutnya, dari tiga orang yang ditemukan selamat, satu orang diantaranya meninggal dunia di RSUD Nganjuk.


Berita sebelumnya:


“Yang sudah ketemu selamat 2 orang, yang 3 meninggal dunia. Yang 16 belum ditemukan,” kata Novi ditemui di lokasi bencana.

Novi juga mengaku, sebelum kejadian longsor pemerintah sudah memberikan imbauan supaya warga mengungsi. Namun, ternyata warga masih bertahan di rumah masih-masing.

“Daerah situ sudah pernah sedikit longsor dan sudah diingatkan untuk segera mengungsi, atau menumpang di rumah saudara. Tetapi tidak mau dan akhirnya benar, terjadi bencana lebih besar,” ungkapnya.

Novi juga menyatakan, pihaknya siap untuk memberikan bantuan kepada korban terdampak longsor.

“Sebenarnya pemerintah sudah memberikan opsi, kalau memang tidak ada opsi, pemerintah siap untuk membangun tenda-tenda darurat. Atau sementara mengungsi ke rumah-rumah saudaranya. Nanti akan ada santunan diberikan kepada korban. Kami siap mengakomodir, akan dikomunikasi dengan perhutani. Kami siap membangunkan rumah untuk warga,” tandasnya.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh