FaktualNews.co

Jembatan Jalur Nasional di Jombang Terancam Putus

Peristiwa     Dibaca : 283 kali Penulis:
Jembatan Jalur Nasional di Jombang Terancam Putus
FaktualNews.co/Muji Lestari/
Aktivitas warga gotong royong menutup tanggul sungai Konto yang longsor di Desa Kayen, Bandar Kedungmulyo, Jombang.

JOMBANG, FaktualNews.co – Jembatan penghubung Surabaya – Madin di jalur nasional Desa Kayen Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang terancam putus, Rabu (24/2/2021).

Hal ini menyusul longsornya beberapa titik tanggul Sungai Konto di wilayah setempat. Tanggul mengalami kerusakan dan tergerus hingga beberapa meter.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Kepala Bidang SDA Dinas PUPR Kabupaten Jombang, Bustomi mengakui kondisi jembatan berukuran panjang sekitar 40 meter itu yang terancam putus. Apalagi jika diamati, ada beberapa tanggul yang berada tak jauh dari pilar dan sayap jembatan yang juga telah ambrol.

Namun demikia, pihaknya sudah melakukan observasi dan pengukuran tanggul yang tergerus, pada Senin, 22 Januari 2021 lalu.

“Kalau pengamatan saya memang pilar-pilar jembatan terancam, bahkan yang dibagian hulu yang longsor 5 meter itu dekat sayap jembatan,” ungkapnya kepada FaktualNews.co (Kelompok Faktual Media).

Bustomi juga membeber, di sebelah selatan jembatan Kayen, tanggul yang rusak sepanjang 43 meter. Kemudian di sebelah utara jembatan Kayen, panjangnya 110 meter.

“Kemarin sudah kita ukur sekitar 43 meter yang merembes ketika debit air naik. Kalau yang di hilir (Utara jembatan Kayen), kemarin kita ukur ada 110 meter,” tandasnya.

Dia mengungkapkan, untuk penanganan tanggul Sungai Konto yang kritis tersebut, pihaknya sudah melakukan penanganan darurat bersama warga Desa Kayen.

Tanggul kritis yang berada di sebelah selatan jembatan Kayen, sudah ditambal dengan tanah dan pasir yang dimasukkan ke dalam karung plastik.

“Hari ini sudah kita tangani. Kemarin sore kita sudah mendatangkan alat berat, untuk material dan tenaga dari desa,” ujar Bustomi.

Sejauh ini, Dinas PUPR Jombang pun sudah melakukan koordinasi dengan BBWS Brantas. Dia menuturkan, tanggul kritis yang berada di sebelah utara jembatan Kayen akan segera diperbaiki oleh BBWS Brantas.

“Kita sudah koordinasi dengan BBWS Brantas, penanganannya sudah masuk penanganan bencananya sana. Kemungkinan akan ditangani (dibangun) Bronjong,” ungkap Bustomi.

Menurut dia, ada beberapa penyebab sehingga tanggul Sungai Konto mengalami kerusakan dan tergerus cukup parah.

Tingginya volume air serta derasnya arus sungai beberapa hari lalu, membuat tanggul dengan material tanah pasir mudah tergerus. Selain itu, tipe aliran Sungai Konto yang berkelok, membuat tanggul di sungai itu cukup mudah tergerus saat arus sungai deras.

“Di Sungai Konto banyak tanggul yang kritis karena struktur dari tanggul banyak yang berupa pasir. Jadi ketika kena gerusan banyak yang longsor,” kata Bustomi.

Sementara, Kepala Desa Kayen Hasanuddin mengungkapkan, kerusakan parah tanggul di desanya terjadi sejak beberapa pekan lalu.

Kerusakan tanggul tersebut cukup mengkhawatirkan, sebab sempat muncul rembesan air dari Sungai Konto ke permukiman warga.

“Sebelumnya ada (tanggul tergerus), tapi yang parah Minggu malam. Ada dua titik yang lebar,” kata Hasanuddin.

“Jadi untuk meminimalisir kekhawatiran warga, kita lakukan penanganan darurat. Kami swadaya, dibantu oleh Dinas PUPR yang mendatangkan alat berat,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
S. Ipul

YUK BACA

Loading...